Winona Ramadhanti Adawiyah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PIUTANG USAHA DALAM MEMINIMALKAN PIUTANG TAK TERTAGIH PADA PT. TRANS CIBUBUR PROPERTY Setiadi; Winona Ramadhanti Adawiyah
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 11 No 1 (2026): JURNAL DAN BISNIS AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v11i1.1814

Abstract

Piutang usaha merupakan komponen aset penting yang mempengaruhi likuiditas dan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem pengendalian internal atas piutang usaha dalam meminimalkan piutang tak tertagih pada PT. Trans Cibubur Property. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Peneliti bertindak sebagai staff collection di bagian Finance-Account Receivable (AR) untuk observasi langsung implementasi sistem pengendalian internal. Framework COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) digunakan sebagai dasar analisis yang mencakup lima unsur: lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Hasil penelitian menunjukkan PT. Trans Cibubur Property telah menerapkan sistem pengendalian internal yang komprehensif. Data historis periode 2018-2021 menunjukkan penurunan tingkat piutang tak tertagih dari 37% (Rp 885.242.846) pada tahun 2018 menjadi 17% (Rp 5.055.894.278) pada tahun 2021, meskipun total piutang meningkat dari Rp 2,4 miliar menjadi Rp 30,5 miliar. Implementasi kelima unsur COSO Framework berjalan baik, namun masih terdapat area perbaikan seperti standardisasi prosedur, peningkatan training staff, dan implementasi teknologi prediktif. Penelitian menyimpulkan bahwa sistem pengendalian internal yang efektif berperan dalam meminimalkan risiko piutang tak tertagih dan menjaga kesehatan keuangan perusahaan.