Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Spasial-temporal Titik Panas dan PM2.5 di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan Lukman, Yasmin; Sitanggang, Imas Sukaesih; Hardhienata, Medria Kusuma Dewi
Jurnal Ilmu Komputer dan Agri-Informatika Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika. Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jika.12.2.212-227

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia berkontribusi signifikan terhadap penurunan kualitas udara melalui peningkatan konsentrasi PM2.5. Penelitian ini menganalisis pola spasial-temporal sebaran titik panas dan estimasi konsentrasi PM2.5 di Provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan selama Agustus–Oktober 2023. Data titik panas MODIS dianalisis menggunakan algoritma ST-DBSCAN dengan pengaturan parameter jarak spasial, jarak temporal, dan jumlah minimum titik untuk mengidentifikasi klaster kebakaran. Estimasi PM2.5 diperoleh dari konversi Aerosol Optical Depth (AOD) MODIS menggunakan model empiris. Hasil menunjukkan bahwa ST-DBSCAN efektif dalam mengidentifikasi klaster titik panas, dengan kepadatan klaster tertinggi teramati di Provinsi Sumatera Selatan. Rata-rata estimasi PM2.5 tercatat sebesar 50,51 µg/m³ di Provinsi Riau, 48,16 µg/m³ di Provinsi Jambi, dan 41,59 µg/m³ di Provinsi Sumatera Selatan. Konsentrasi PM2.5 tertinggi terjadi di Provinsi Riau pada bulan Oktober dan melampaui ambang batas pedoman kualitas udara WHO. Temuan ini menegaskan adanya keterkaitan kuat antara dinamika spasial-temporal karhutla dan peningkatan polusi udara, serta menunjukkan potensi pendekatan ini dalam mendukung analisis risiko lingkungan dan kesehatan.