Hastanti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI INSPEKTORAT KOTA YOGYAKARTA DALAM MEMPERKUAT TATA KELOLA PENGAWASAN INTERNAL UNTUK MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BERSIH Hastanti; Sumarto, Rumsari Hadi
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 9 No 1 (2025): Special Issue
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v9i1.705

Abstract

Tata kelola pengendalian internal yang baik merupakan landasan mendasar untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi. Inspektorat Kota Yogyakarta, sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), memegang peran strategis dalam memastikan akuntabilitas birokrasi dan mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan tata kelola pengendalian internal yang diterapkan oleh Inspektorat Kota Yogyakarta dalam pencegahan korupsi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data termasuk wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen. Temuan tersebut menunjukkan bahwa strategi untuk memperkuat tata kelola pengendalian internal dilakukan melalui beberapa upaya utama: (1) meningkatkan kompetensi dan profesionalisme auditor internal; (2) menerapkan sistem pengawasan digital melalui aplikasi e-audit dan pelaporan elektronik; (3) meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan lembaga eksternal seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK); dan (4) penguatan pengawasan preventif melalui pemantauan dan evaluasi secara berkala (monev) terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan sumber daya manusia (SDM) untuk auditor, lemahnya tindak lanjut rekomendasi audit, dan rendahnya budaya antikorupsi di antara beberapa OPD. Penelitian ini menekankan bahwa penguatan tata kelola pengendalian internal harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, didukung oleh komitmen politik dan reformasi kelembagaan, untuk memastikan efektivitas pengawasan dalam meningkatkan integritas dan akuntabilitas dalam administrasi pemerintah daerah.