Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN DESA RAMAH PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI PENDEKATAN ASSET-BASED COMMUNITY DEVELOPMENT STUDI PADA PROGRAM KKN UIN PALOPO Farahdiba Budiman; Siska Salsabila, Nurul Mutiara; Lutfhia ayu Santoso; Alvina Sari; Suci Ramadani Said; Apriani; Annisa; Andi Nurmega Nasruddin; Shinta Kartika Saputri; Sinta Samsul; Nurul Salsabila Patty; Akbar Sabani
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program ini bertujuan menggambarkan proses pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Anak (DRPPA) melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) di Desa Lamasi Pantai, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu. Kegiatan berlangsung selama 45 hari melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Palopo tahun 2025 dengan fokus pada pemanfaatan aset sosial, religius, dan kelembagaan yang telah berkembang di masyarakat. Tiga program utama dilaksanakan, yaitu Bimbingan Keluarga Sakinah (BKS), Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), serta pemasangan poster dan baliho edukatif mengenai pencegahan kekerasan, kesehatan reproduksi, dan penguatan peran keluarga. Metode yang digunakan bersifat pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pendekatan ABCD mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dengan mengoptimalkan aset sosial seperti tokoh agama, PKK, posyandu, dan karang taruna. Program BKS meningkatkan pemahaman warga tentang pentingnya komunikasi keluarga dan keharmonisan rumah tangga, sedangkan BRUS memperkuat karakter remaja dalam menghadapi risiko sosial dan perkembangan teknologi. Media edukatif membantu memperluas informasi serta meningkatkan kesadaran kolektif mengenai perlindungan perempuan dan anak. Secara keseluruhan, program ini menegaskan bahwa pemberdayaan berbasis aset lokal merupakan strategi efektif dalam mendukung implementasi DRPPA dan membangun ekosistem desa yang inklusif, aman, dan berkeadilan gender.