Komponen tangga pada kapal keruk di Perum Jasa Tirta I berperan krusial dalam menopang tekanan vertikal atau gaya hidrostatik tinggi selama operasi pengerukan, terutama pada kondisi perairan berarus kuat. Selain itu, komponen ini juga menopang komponen pemotong dan pompa hisap, sehingga pemilihan material dan desain struktur menjadi penting untuk mencegah kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komponen tangga yang telah dimodifikasi berdasarkan metode pengelasan yang digunakan. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan memvariasikan parameter pengelasan, meliputi arus pengelasan dan kecepatan tempuh, untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sifat mekanik dan struktur mikro. Pengelasan dilakukan menggunakan elektroda E7018 dengan arus 90 A, 100 A, dan 110 A, serta kecepatan tempuh 5 cm/menit, 7,5 cm/menit, dan 10 cm/menit. Sifat mekanik dievaluasi melalui uji tarik (mengikuti standar ASTM E8) menggunakan mesin uji dengan kapasitas beban maksimum 10 ton, dan analisis struktur mikro dilakukan dengan pengamatan metalografi di bawah mikroskop optik pada perbesaran 100x. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan arus dan kecepatan hingga titik optimal dapat menghasilkan kekuatan tarik yang lebih tinggi, dengan hasil tertinggi sebesar 399,67 MPa dicapai dengan parameter pengelasan 110 A dan kecepatan 10 cm/menit. Lebih lanjut, peningkatan arus dan kecepatan menyebabkan perubahan mikrostruktur, menunjukkan distribusi butiran yang lebih halus dan seragam, terutama pada area HAZ dan logam las, yang berkontribusi pada peningkatan sifat mekanik. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa arus pengelasan, kecepatan, dan interaksi keduanya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan tarik.