This Author published in this journals
All Journal Pharmacoscript
Asep, Roni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENILAIAN POTENSI ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI DISERTAI PENETAPAN KADAR KOMPONEN BIOAKTIF EKSTRAK DAUN DAN BUNGA Lavandula angustifolia Kania, Fajarwati; Asep, Roni
Pharmacoscript 2025: Special Issue Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v1iSpecial.2486

Abstract

Lavender (Lavandula angustifolia) dikenal luas sebagai tanaman aromatik yang memiliki berbagai khasiat farmakologis, terutama sebagai antioksidan, antibakteri, dan agen pencerah kulit alami. Seiring meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk perawatan kulit berbahan dasar alami, lavender memiliki komponen utama yaitu linalool asetat, senyawa yang berfungsi untuk membantu relaksasi sistem saraf serta melemaskan otot-otot yang tegang, dan flavonoid yang terbukti mampu menangkal radikal bebas, menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, serta menghambat aktivitas enzim tirosinase yang berperan dalam pembentukan melanin. Radikal bebas diketahui sebagai pemicu stres oksidatif yang merusak sel kulit dan mempercepat penuaan dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan antioksidan sampel menggunakan dua pendekatan, yaitu metode DPPH dan metode CUPRAC juga menetapkan kandungan senyawa aktif sampel dan menguji aktivitas antibakteri menggunakan metode KHM dan KBM. Hasil yang didapatkan dari aktivitas antioksidan tertinggi dengan metode DPPH dan CUPRAC terdapat pada ekstrak n-Heksan daun sebesar 18,39 ± 0,01 dan 29,75 ± 0,02 dengan kadar flavonoid total tertinggi sebesar 6,52 ± 0,03 dan kadar fenolat total sebesar 11,51 ± 0,05. Aktivitas antibakteri paling signifikan diamati pada ekstrak metanol bunga lavender, dengan diameter zona hambat terhadap Escherichia coli sebesar 12,61 mm dan terhadap Staphylococcus aureus sebesar 14,00 mm pada konsentrasi 10%.