Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PERBANYAKAN MUSUH ALAMI SEMUT HITAM ( DOLICHEDERUS THORACICUS ) UNTUK MENGENDALIKAN HAMA HELOPELTIS, SP PADA KAKAO KABUPATEN SIKKA Mita, Vincensia Alvina; Bolly, Yovita Yasintha; Malado, Mario
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v6i2.6901

Abstract

This extension and training activity aimed to improve farmers’ knowledge and skills in propagating the black ant (Dolichoderus thoracicus) as a natural enemy for the biological control of Helopeltis . on cocoa plants. The activity methods included field observation, collection of black ant colonies, construction of artificial nests, maintenance, and monitoring of colony development. Colony propagation was conducted using two types of artificial nests: plastic nests filled with dried cocoa leaves supplemented with sugar solution and shrimp paste, and coconut leaf sheath nests treated with sugar solution and shrimp paste bait. The results showed that black ants play an effective role as biological control agents. The presence of ant colonies around cocoa plants reduced Helopeltis populations through aggressive behavior that repelled and attacked the pests. Prior to propagation, the number and distribution of ant colonies were limited, resulting in suboptimal pest control. After colony propagation and relocation, the number and distribution of ant colonies increased and became more uniform. Plastic nests containing dried cocoa leaves were more rapidly colonized and supported stable colony growth. The use of black ants as biological control agents is environmentally friendly, low-cost, and easy to apply by cocoa farmers, reducing dependence on chemical pesticides.  
Pemberdayaan Kelompok Tani Embu Tombe Wawosumbi Dalam Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Organik Di Desa Wolomasi, Kabupaten Ende Saga, Agustinus J.P Ana; Laga, Yulius; Malado, Mario
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan Kelompok Tani Embu Tombe Wawosumbi dalam mengelola limbah sabut kelapa menjadi pupuk organik, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta meningkatkan pendapatan ekonomi kelompok. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna (mesin pencacah sabut kelapa, fermentasi, uji unsur hara sederhana), pendampingan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan anggota kelompok 38,93% (dari 47,36% menjadi 86,29%), 80 % pengurangan limbah sabut kelapa yang terbuang, berkurangnya penggunaan pupuk kimia hingga 50%, serta terbentuknya kelembagaan kelompok yang lebih mandiri. Program ini berhasil mentransformasi limbah menjadi produk bernilai ekonomi dan mendukung pertanian berkelanjutan
Pembibitan Cabe Rawit Berbasis Media Organik Lokal:Solusi Peningkatan Produksivitas Kelompok Tani Da’an Dadin Waigete Silfandi, Stefanus; Malado, Mario; Bolly, Yovita Yasintha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8479

Abstract

Kelompok Tani Da'an Dadin di Kecamatan Waigete menghadapi permasalahan rendahnya kualitas bibit cabai rawit akibat terbatasnya pengetahuan tentang pemilihan benih, komposisi media semai, pengelolaan persemaian, dan teknik pindah tanam yang tepat. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan bibit tidak seragam, angka kematian bibit tinggi, dan produktivitas usaha tani yang belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan 20 orang anggota kelompok tani melalui metode penyuluhan, demonstrasi langsung, dan pendampingan praktik pembibitan menggunakan bahan organik lokal yang tersedia di sekitar Kecamatan Waigete. Pelaksanaan kegiatan pada September 2025 menunjukkan hasil yang signifikan: tingkat kehadiran petani meningkat dari 60% menjadi 100%, pemahaman teknik pembibitan meningkat dari 45% menjadi 80%, keterampilan praktis dari 40% menjadi 80%, dan keberhasilan pindah tanam dari 45% menjadi 85%. Bibit yang dihasilkan memiliki pertumbuhan lebih seragam dan daya adaptasi lebih baik di lahan. Program ini berkontribusi positif terhadap kapasitas petani dan berpotensi mendukung peningkatan produktivitas cabai rawit secara berkelanjutan di wilayah Waigete.