Azzahra, Shaffira
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, CAR, dan FDR terhadap Pembiayaan Bermasalah (NPF) di BPRS Indonesia Tahun 2010-2024 Azzahra, Shaffira; Dewi Rahmi
Bandung Conference Series: Economics Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Bandung Conference Series: Economics Studies
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v5i2.20802

Abstract

Abstract. Islamic banking plays a crucial role in mobilizing public funds and redistributing them through financing products. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) is a sharia financial institution that focuses on financing the micro and small sectors. However, in practice, BPRS faces the risk of Non-Performing Financing (NPF), which can affect the bank’s stability and financial soundness. This study aims to analyze the effect of Economic Growth, Inflation, Capital Adequacy Ratio (CAR), and Financing to Deposit Ratio (FDR) on NPF in BPRS in Indonesia during the 2010–2024 period. This research employs a quantitative method with a time series approach using quarterly secondary data obtained from the publications of the Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and Badan Pusat Statistik (BPS). The data were analyzed using multiple linear regression. The results show that simultaneously, the four independent variables significantly affect NPF. Partially, Inflation and FDR have a significant positive effect, while Economic Growth and CAR have a significant negative effect on NPF. These findings confirm that both external (macroeconomic) and internal (bank-specific) factors play an important role in influencing financing risk. Therefore, strengthening risk management strategies and macroeconomic oversight is essential to maintaining financing quality in BPRS. Abstrak. Perbankan syariah memiliki peran penting dalam menghimpun dana dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat melalui produk pembiayaan. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) merupakan lembaga keuangan syariah yang fokus pada pembiayaan sektor mikro dan kecil. Namun, dalam praktiknya, BPRS menghadapi risiko pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing/NPF) yang dapat mempengaruhi stabilitas dan kesehatan bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap NPF pada BPRS di Indonesia selama periode 2010–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan time series data triwulanan yang bersumber dari data sekunder publikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap NPF. Secara parsial, Inflasi dan FDR berpengaruh positif signifikan, sedangkan Pertumbuhan Ekonomi dan CAR berpengaruh negatif signifikan terhadap NPF. Temuan ini menegaskan bahwa faktor eksternal dan internal bank memiliki peran penting dalam memengaruhi risiko pembiayaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi manajemen risiko dan pengawasan makroekonomi guna menjaga kualitas pembiayaan di BPRS.