Penelitian ini bertujuan melakukan analisis mendalam terhadap implementasi dan dampak Profil Pelajar Pancasila terhadap pengembangan karakter di SD IT At-Taqwa Gumawang. Melampaui teori abstrak, penelitian ini memprioritaskan penerapan praktis dan internalisasi nilai-nilai tersebut dalam lingkungan sekolah. Metodologi kualitatif holistik diterapkan dengan mengintegrasikan tiga sumber data utama: 1) observasi sistematis terhadap kegiatan instruksional dan budaya sekolah, 2) wawancara semi-terstruktur dengan pendidik, perwakilan orang tua, dan siswa untuk mengumpulkan perspektif yang bernuansa, serta 3) analisis dokumen terhadap rencana kurikulum, bahan ajar, jurnal siswa, dan laporan sekolah. Temuan mengungkap proses integrasi nilai-nilai Pancasila yang jelas, dicapai melalui strategi kreatif: kegiatan keagamaan wajib, proyek komunitas misalnya Jumat Bersih, permainan tradisional, dan latihan pembangunan otonomi. Kemitraan yang kuat antara sekolah, keluarga, dan siswa sangat penting untuk mempertahankan kerangka pembangunan karakter ini. Namun, tantangan tetap ada, seperti waktu terbatas akibat jadwal akademik dan kesulitan melibatkan siswa yang introvert. Keefektifan program dinilai melalui metode praktis dan partisipatif yang menggantikan tes standar dengan pemantauan kolaboratif orang tua dan observasi guru terhadap perilaku sehari-hari untuk mengukur penerapan prinsip-prinsip Pancasila. Sebagai kesimpulan, penelitian ini menegaskan efektivitas model praktis dan komprehensif ini dalam menumbuhkan karakter siswa yang selaras dengan filosofi Pancasila dan tujuan kompetensi Kurikulum Merdeka. Penelitian merekomendasikan konsolidasi program dengan mengoptimalkan dan memformalkan kolaborasi pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan dan skalabilitas jangka panjang.