Kualitas pendidikan dasar di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah rendahnya prestasi belajar siswa yang disebabkan oleh dominasi penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) terhadap hasil belajar siswa kelas V MI Nurul Huda Sukaraja pada materi sistem pencernaan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 21 siswa yang dipilih menggunakan teknik systematic sampling. Instrumen penelitian berupa 25 butir soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Prosedur penelitian meliputi pemberian pretest, pelaksanaan kegiatan pembelajaran menggunakan media AR yang menampilkan visualisasi tiga dimensi organ pencernaan secara real-time, serta pemberian posttest. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas) dan pengujian hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 66,09 meningkat menjadi 80,95 pada posttest, dengan tingkat ketuntasan belajar naik dari 28,57% menjadi 85,71%. Hasil uji statistik menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis AR efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, serta memperkuat penelitian sebelumnya yang menekankan potensi AR dalam meningkatkan minat, motivasi, dan pemahaman terhadap konsep-konsep abstrak. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis AR layak digunakan sebagai alternatif inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa di madrasah ibtidaiyah.