Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Analisis Sentimen di Media Sosial: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis: Sentiment Analysis on Social Media: A Comprehensive Systematic Literature Review Mufid Athooyaa; Salsa Quennya Ratna Siwi; Muhammad Nabel Al Fayed; Fahturomi Anjar Septian; Arief Arfriandi
SISFOTENIKA Vol. 16 No. 1 (2026): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/sisfotenika.v16i1.593

Abstract

Era digital dan media sosial menghasilkan volume data besar yang menghadirkan tantangan ganda: kebutuhan moderasi konten berbahaya dan peningkatan pengalaman pengguna melalui personalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pemanfaatan Sentiment Analysis berbasis Natural Language Processing (NLP) dalam mendukung moderasi konten dan sistem rekomendasi pada platform sosial. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Data diperoleh dari database Scopus, menghasilkan 14 artikel terpilih yang diterbitkan antara tahun 2020-2025. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa model Deep Learning hibrida, seperti BiLSTM-CNN dan Transformer (BERT), mendominasi kinerja moderasi konten dengan akurasi di atas 90%, efektif mendeteksi hoaks, ujaran kebencian, dan sarkasme. Selain itu, integrasi analisis sentimen dalam sistem rekomendasi terbukti meningkatkan personalisasi dengan mendeteksi emosi dan kepribadian pengguna, serta menyaring konten toksik. Disimpulkan bahwa integrasi analisis sentimen bukan hanya sekadar fitur teknis, melainkan elemen strategis untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, terpercaya, dan personal.
Evaluasi Protokol Komunikasi Berbasis Web dan Non-Web pada Sistem IoT: Suatu Systematic Literature Review: Web-based and Non-Web-based IoT Communication Protocols: A Systematic Literature Review Muhammad Naufal Nashir; Elya Syafa’atun Ni’mah; Maulana Fathurahman; Reihan Diaz Pramudya; Arief Arfriandi
SISFOTENIKA Vol. 16 No. 1 (2026): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/sisfotenika.v16i1.595

Abstract

Perkembangan Internet of Things (IoT) menuntut penggunaan protokol komunikasi yang efisien, aman, dan mampu beradaptasi dengan keterbatasan perangkat serta kebutuhan integrasi layanan modern. Penelitian ini melakukan Systematic Literature Review (SLR) terhadap tiga puluh artikel primer untuk mengevaluasi karakteristik dan efektivitas protokol komunikasi berbasis web dan non-web pada ekosistem IoT. Proses SLR disusun menggunakan kerangka Population, Intervention, Comparison, Outcomes, dan Context (PICOC) untuk merumuskan pertanyaan penelitian, menentukan cakupan kajian, serta mengidentifikasi literatur relevan. Seleksi studi dilakukan melalui penyaringan sistematis, penilaian kualitas, dan ekstraksi data. Analisis memetakan protokol berdasarkan pola komunikasi, transport layer, serta karakteristik operasional, kemudian membandingkan efektivitasnya pada empat aspek kunci: performa, efisiensi energi, skalabilitas, dan keamanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa protokol non-web seperti Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dan Constrained Application Protocol (CoAP) memberikan latensi rendah, konsumsi energi minimal, serta efisiensi komunikasi tinggi pada perangkat resource-constrained. Sebaliknya, protokol berbasis web seperti Hypertext Transfer Protocol/Representational State Transfer (HTTP/REST), WebSocket, Web of Things (WoT), dan Matter unggul dalam interoperabilitas, integrasi layanan cloud, serta dukungan keamanan berbasis Transport Layer Security (TLS) dan autentikasi berbasis token. Studi ini menyimpulkan bahwa arsitektur IoT modern cenderung mengadopsi pendekatan hybrid yang menggabungkan protokol non-web pada lapisan perangkat dengan protokol web pada lapisan aplikasi untuk mencapai kinerja dan keandalan sistem yang optimal.
Analisis Komparatif Keamanan dan Kinerja Protokol Komunikasi pada Web of Things: Tinjauan Sistematis terhadap HTTP, CoAP, dan MQTT Faid Rama Daniy; Mirza Putra Firmansyah; Arief Muhammad Luthfi Yanuar; Putri Safira Augusta; Arief Arfriandi
JURAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v5i1.7684

Abstract

The integration of the Internet of Things (IoT) into the Web of Things (WoT) offers cross-platform interoperability but presents significant security challenges for constrained devices. This study aims to evaluate the effectiveness and efficiency of security mechanisms in three major WoT protocols: HTTP, CoAP, and MQTT. The research methodology employs a Systematic Literature Review (SLR) following PRISMA guidelines, reviewing 22 selected articles published between 2020 and 2025. The analysis utilizes PICOC criteria to compare communication overhead, computational consumption, and security mechanisms such as DTLS, OSCORE, and TLS integration. The results indicate that CoAP, combined with OSCORE and EDHOC mechanisms, provides the optimal balance between energy efficiency and end-to-end security for resource-constrained devices. MQTT demonstrates superiority in throughput and data transmission speed but requires additional security layers to ensure data confidentiality. Meanwhile, HTTP dominates in terms of Web service integration and access control, despite having the highest overhead burden. In conclusion, no single protocol is superior for all scenarios; the choice of protocol in WoT architecture must be based on the trade-offs between latency, resource efficiency, and system security requirements