This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fatwa Hukum
NIM. A1012191234, ZAKAREAS ANDRE MANE
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

WANPRESTASI PEMINJAM DALAM PERJANJIAN PINJAM PAKAI BUKU PADA PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN LANDAK NIM. A1012191234, ZAKAREAS ANDRE MANE
Jurnal Fatwa Hukum Vol 8, No 4 (2025): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract As happened in the case of the loan agreement for books and library materials belonging to the Landak Regency Regional Library with the borrower who entered into a loan agreement, the borrower as a member of the regional library in the agreement. The Landak Regency Regional Library as the party who lent suffered many losses due to the negligence of the borrower. According to the party who lent, the loss was caused by default by the borrower, namely not carrying out his obligations to return a number of borrowed books in the condition according to the specified time, there was damage, loss and even there was an element of intention to have the borrowed book, for this problem the party who lent asked for responsibility from the borrower for the losses he suffered. So the problem of this research is: What Factors Cause Borrowers to Default in the Loan Agreement at the Landak Regency Regional Library? The objectives of this research are: to obtain data and information, reveal the factors that cause borrowers to default, legal consequences and legal remedies regarding the implementation of the book loan agreement at the Landak Regency Regional Library. In this study, the author used an empirical legal research method, namely research that originates from the gap between theory and real life, utilizing hypotheses, theoretical foundations, conceptual frameworks, secondary data, and primary data. Therefore, it is concluded that the factors causing borrowers to default on returning books or library materials to the library are damaged books, low fines, and forgetfulness or negligence. The legal consequences for borrowers defaulting on the loan agreement for books at the library are a fine of Rp 1,000 per day and an obligation to replace books or library materials for those who damage or lose them in the form of money equal to twice the price of the book. Legal action taken by the library against the borrower in question includes a warning letter, visiting the borrower's address and posting their name on the notice board, and then imposing a sanction in the form of a fine according to the length of the delay. Keywords: Agreement, Borrowing, Legal Consequences Abstrak Sebagaimana yang terjadi pada kasus perjanjian pinjam pakai buku dan bahan pustaka milik Perpustakaan Daerah Kabupaten Landak dengan pihak peminjam yang melakukan perjanjian pinjam pakai, pihak peminjam sebagai anggota perpustakaan daerah dalam perjanjian tersebut. Pihak Perpustakaan Daerah Kabupaten Landak sebagai pihak yang meminjamkan banyak mengalami kerugian akibat kelalaian pihak peminjam. Menurut pihak yang meminjamkan, kerugian itu diakibatkan wanprestasi yang dilakukan oleh pihak peminjam yaitu tidak melaksanakan kewajibannya dalam mengembalikan sejumlah buku pinjaman dalam keadaan yang sesuai waktu ditentukan, terjadi kerusakan, hilang dan bahkan ada unsur sengaja untuk memiliki buku pinjaman tersebut, atas persoalan tersebut pihak yang meminjamkan meminta pertanggung jawaban dari pihak peminjam atas kerugian yang dideritanya. Maka yang menjadi masalah penelitian ini adalah : Faktor Apa Yang Menyebabkan Peminjam Wanprestasi Dalam Perjanjian PinjamPakai Pada Perpustakaan Daerah Kabupaten Landak ?. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah : untuk mendapatkan data dan informas, mengungkapkan faktor yang menyebabkan peminjam wanprestasi, akibat hukum dan upaya hukum tentang pelaksanaan perjanjian pinjam pakai buku pada Perpustakaan Daerah Kabupaten Landak. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian hukum empiris yaitu penelitian yang berasal dari kesenjangan antara teori dengan kehidupan nyata yang menggunakan hipotesis, landasan teoritis, kerangka konsep, data sekunder dan data primer. Maka disimpulkan bahwa Faktor yang menyebabkan peminjam wanprestasi dalam mengembalikan buku atau bahan pustaka pada Perpustakaan dikarenakan adanya buku yang rusak, denda yang murah dan karena lupa atau lalai, akibat hukum bagi peminjam wanprestasi dalam perjanjian pinjam pakai buku pinjaman pada Perpustakaan dikenakan sanksi berupa denda Rp 1000 perhari dan wajib mengganti rugi buku atau bahan pustaka bagi yang merusaknya atau menghilangkan dalam bentuk uang sebesar dua kali harga buku tersbut, upaya hukum yang dilakukan pihak Perpustakaan terhadap pihak peminjam yang bersangkutan berupa teguran melalui surat peringatan, mendatangi alamat pihak peminjam dan nama yang bersangkutan diumumkan pada papan pengumuman,selanjutnya memberikan sanksi dengan membayar denda sesuai dengan lamanya waktu keterlambatan. Kata Kunci : Perjanjian, Pinjam Pakai, Akibat Hukum