Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan tata rias pengantin Indonesia dari aspek tradisional menuju modern, dengan fokus pada pengaruh budaya, sosial, dan ekonomi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur, melibatkan penelusuran mendalam terhadap dokumen, arsip, jurnal, dan sumber terkait budaya, seni rias, serta industri kecantikan di Indonesia. Teknik pengumpulan data mencakup analisis dokumen historis, literatur akademik, dan wawancara dengan ahli budaya serta praktisi tata rias untuk memperoleh perspektif autentik. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Tata rias pengantin tradisional Indonesia sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya lokal, seperti penggunaan bahan alami, motif simbolik, dan elemen keagamaan yang mencerminkan identitas etnis; (2) Transisi ke modern didorong oleh globalisasi, kemajuan teknologi, dan ekspansi industri kecantikan yang memperkenalkan produk kosmetik internasional serta teknik rias kontemporer; (3) Faktor pendorong utama meliputi perubahan sosial, pertumbuhan ekonomi, dan akses informasi digital; (4) Dampak positifnya adalah peningkatan kreativitas, inovasi dalam seni rias, dan adaptasi terhadap tren global; (5) Tantangan yang muncul mencakup erosi nilai budaya tradisional serta risiko kesehatan akibat penggunaan bahan kimia; (6) Rekomendasi utama adalah integrasi harmonis antara elemen tradisional dan modern untuk melestarikan identitas budaya Indonesia sambil mendorong praktik yang berkelanjutan.