Sigit Sugiarto
Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU), Kampus Kabupaten Maluku Barat Daya, Universitas Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis Etnopedagogi dan Deep Learning Berbantuan Teknologi Bagi Guru Pulau-Pulau Kecil Perbatasan Fransheine Rumtutuly; Sigit Sugiarto; Dovila Johansz; Teudora Wakole; Wina Y. Mose; Leo Mapusa; Pitra A. Rumlawang; Dian Rubiana Suherman
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ktqb8f40

Abstract

Guru-guru di wilayah Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, menghadapi kendala dalam menyusun perangkat pembelajaran yang kontekstual, inovatif, dan berbasis budaya lokal karena keterbatasan akses pelatihan serta pemanfaatan teknologi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis etnopedagogi dan deep learning berbantuan teknologi kecerdasan buatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran mendalam. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di Aula PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya selama tiga hari, melibatkan 100 guru dari enam sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung dalam penyusunan perangkat ajar menggunakan aplikasi ChatGPT, Gemini, Canva, Quizizz, Kahoot!, dan Gamma AI. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Kegiatan ini berkesimpulan bahwa pendekatan etnopedagogi dan deep learning berbantuan teknologi efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik serta literasi digital guru di wilayah kepulauan perbatasan. Model pelatihan ini berpotensi direplikasi di wilayah perbatasan lainnya sebagai strategi pemberdayaan berkelanjutan bagi guru di daerah 3T
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif Berbasis Canva dan Gamma AI bagi Guru SD Pulau-pulau Kecil Perbatasan Ince Wattimury; Renny Souhoka; Melati I. S. Umarella; Cristianti Kilikily; Sigit Sugiarto
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/87jq2c45

Abstract

Keterbatasan akses terhadap teknologi pembelajaran digital masih menjadi tantangan bagi guru sekolah dasar di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif melalui pemanfaatan Canva dan Gamma AI. Canva digunakan sebagai platform pembuatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital, sedangkan Gamma AI dimanfaatkan untuk menyusun presentasi pembelajaran yang menarik dan cepat berbasis kecerdasan buatan. Pelatihan dilaksanakan di Aula PSDKU Kampus Kabupaten Maluku Barat Daya, Universitas Pattimura, pada tanggal 24 Juli 2025 dan 29 Juli 2025, dengan peserta sebanyak 100 guru SD yang tergabung dalam Gugus Moa Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui dua aspek, yaitu evaluasi proses dan evaluasi produk. Evaluasi proses menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme peserta yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, evaluasi produk menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menghasilkan LKPD digital menggunakan Canva serta presentasi pembelajaran yang lebih sistematis dan menarik dengan Gamma AI. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan Canva dan Gamma AI efektif dalam meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran digital, serta berpotensi mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan.