Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SiPinjam: Sistem Peminjaman Ruangan Terintegrasi untuk Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Fasilitas Kampus Dewi, Novia; Roza, Yuni; Dody, Dody; Pramudiya, Widi; Sany, Nasril
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i2.1524

Abstract

Sistem peminjaman ruangan digital telah banyak dikembangkan. Walaupun demikian efektivitas operasional di lingkungan organisasi mahasiswa sering kali terkendala oleh kurangnya transparansi alur dan asimetri informasi status persetujuan. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem informasi "SiPinjam" yang mengintegrasikan mekanisme notifikasi status otomatis dan dasbor pemantauan terpusat untuk mengatasi inefisiensi pada proses manual di ITPLN. Berbeda dengan sistem serupa, penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah berupa analisis efektivitas alur birokrasi digital yang meminimalkan hambatan komunikasi antar stakeholder. Pengembangan dilakukan dengan metodologi SDLC, menggunakan PHP dan MySQL. Evaluasi melalui User Acceptance Test (UAT) dengan skala Likert menunjukkan skor rata-rata 4,70. Temuan kunci penelitian ini membuktikan bahwa fitur notifikasi status (93,33%) menjadi faktor determinan utama dalam meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap transparansi sistem. Kontribusi penelitian ini terletak pada validasi model alur kerja digital yang dapat mereduksi birokrasi manual secara signifikan, yang dapat diadopsi sebagai standar operasional pada institusi pendidikan dengan struktur organisasi serupa.
Development of an Artificial Intelligence-Based Plant Pest and Disease Inspection Application Using A Convolutional Neural Network Algorithm Pramudiya, Widi; Sany, Nasril; Apryadhi, Firmansyah
Journal Collabits Vol 2, No 3 (2025)
Publisher : Journal Collabits

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/collabits.v2i3.37915

Abstract

Design and Implementation of Mobile Application-Based Sales System to Increase Business Transaction Efficiency is a research that aims to develop a comprehensive digital solution to overcome the inefficiency of conventional sales systems in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This research uses a mixed-method methodology with the PIECES Framework, Fishbone Diagram, and SWOT Analysis analysis approaches to identify existing system problems, followed by system design using Unified Modeling Language (UML) which produces a System Framework with five integrated components, Activity Diagrams for transaction workflow optimization, and Use Case Diagrams with four main actors (Admin, Cashier, Customer, Supplier). The results of the research provide theoretical contributions in the development of a mobile information system framework for MSMEs and practical contributions in the form of an adaptable implementation model for various types of retail businesses, proving that a mobile application-based sales system can be an effective solution for MSME digital transformation in increasing competitiveness and business operational efficiency.
Strategi Transformasi Digital untuk Efisiensi Biaya Perbankan Indonesia: Integrasi TAM, Keamanan Data, dan Agentic AI Pramudiya, Widi; Ali, Syaiful
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.5674

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana penerimaan teknologi, keamanan data, dan prioritas transformasi digital berkaitan dengan efisiensi operasional perbankan digital di Indonesia. Kerangka Technology Acceptance Model (TAM) diperluas dengan Data Security untuk menjelaskan continuance intention dan trust, kemudian dikaitkan dengan Operational Cost Efficiency (OCE) berbasis persepsi pengguna. Data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 500 nasabah aktif perbankan digital di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar pada akhir 2025 hingga awal 2026. Hubungan antarkonstruk diuji menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), sedangkan Best-Worst Method (BWM) digunakan untuk memprioritaskan faktor strategis berdasarkan penilaian 10 pakar. Naskah melaporkan seluruh hipotesis signifikan pada p < 0,05; jalur Data Security terhadap Trust merupakan efek numerik terkuat yang tersedia (β = 0,565; p < 0,001), dan Data Security dilaporkan memoderasi hubungan perceived ease of use dengan continuance intention. Empat prioritas BWM teratas yang dilaporkan adalah Kepemimpinan Digital (0,2255), Strategi Digital Adaptif (0,1786), Keamanan Sistem Terintegrasi (0,1650), dan Otomatisasi Agentic AI (0,1425). Temuan menunjukkan bahwa efisiensi digital memerlukan keselarasan antara adopsi pengguna, keamanan, kepemimpinan, dan otomatisasi; Agentic AI diposisikan sebagai enabler strategis yang memerlukan tata kelola dan human oversight. This study examines how technology acceptance, data security, and digital-transformation priorities are associated with operational efficiency in Indonesian digital banking. The Technology Acceptance Model (TAM) is extended with Data Security to explain continuance intention and trust, and is subsequently linked to user-perceived Operational Cost Efficiency (OCE). Data were collected through an online survey of 500 active digital-banking customers in Jakarta, Surabaya, Medan, and Makassar from late 2025 to early 2026. Relationships among constructs were tested using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM), while the Best-Worst Method (BWM) prioritized strategic factors based on judgments from 10 experts. The manuscript reports that all hypotheses were significant at p < 0.05; the strongest numerically reported path was Data Security to Trust (β = 0.565, p < 0.001), and Data Security was reported to moderate the relationship between perceived ease of use and continuance intention. The four highest BWM priorities reported were Digital Leadership (0.2255), Adaptive Digital Strategy (0.1786), Integrated System Security (0.1650), and Agentic AI Automation (0.1425). The findings indicate that digital efficiency depends on alignment among user adoption, security, leadership, and automation. Agentic AI should therefore be treated as a strategic enabler that requires governance and human oversight rather than as an independently validated driver of bank-level accounting efficiency.