Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KONSEP FALAH DAN MASLAHAH DALAM KEBIJAKAN MONETER ISLAM UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs Nada Nurani Suminar; Abiyan Aldo Ditia; Siti Nurhasyima; Amalia Nuril Hidayati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/jz8nj382

Abstract

Kebijakan moneter Islam tidak hanya berfokus pada stabilitas ekonomi, tetapi juga pada pencapaian kesejahteraan dan kemaslahatan umat. Konsep falah sebagai keberhasilan dunia–akhirat serta maslahah sebagai kemanfaatan umum menjadi dasar moral dalam perumusan kebijakan ekonomi Islam, termasuk pengelolaan uang, pembiayaan, dan pengendalian inflasi. Dalam konteks Sustainable Development Goals (SDGs), integrasi kedua konsep tersebut berperan penting dalam mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti pengentasan kemiskinan, pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan lingkungan. Melalui kebijakan moneter yang bebas riba dan berorientasi pada keadilan, sistem keuangan Islam diarahkan untuk mendorong aktivitas produktif, investasi sosial, serta distribusi kekayaan yang lebih merata. Selain menjaga stabilitas makroekonomi, kebijakan moneter Islam juga memperkuat sektor riil dan mengurangi praktik spekulatif yang merugikan masyarakat. Nilai-nilai falah dan maslahah menjadikan kebijakan moneter tidak sekadar alat teknis, tetapi sarana mewujudkan keadilan ekonomi yang inklusif. Dengan demikian, kebijakan moneter Islam memiliki potensi signifikan dalam mendukung pencapaian SDGs secara holistik dan berkelanjutan.