Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan biaya produksi menggunakan metode Job Order Costing guna mengoptimalkan laba penjualan produk kitchen set di UD. Prabu Sinar Sampoerna. Masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah ketidakhadiran metode standar dalam perhitungan biaya produksi, yang menyebabkan penentuan biaya menjadi sederhana dan berpotensi tidak akurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dan pengamatan langsung, serta data sekunder berupa dokumen biaya produksi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Job Order Costing memberikan perhitungan biaya produksi yang lebih akurat, karena semua komponen biaya termasuk, biaya bahan langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead produksi tetap dan variabel ini dibebankan secara tepat ke setiap pesanan. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp1.326.298,25 untuk 1 unit dengan laba sebesar Rp173.701,75, Rp3.258.281,25 untuk 3 unit dengan laba Rp1.241.718,75, dan Rp11.643.281,25 untuk 10 unit dengan laba Rp3.356.718,75. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah pesanan menghasilkan efisiensi biaya overhead yang lebih tinggi dan laba perusahaan yang lebih besar. Secara keseluruhan, metode Job OrderĀ Costing sangat sesuai untuk UD. Prabu Sinar Sampoerna, yang beroperasi berdasarkan pesanan khusus, karena mendukung keputusan penetapan harga yang lebih akurat, pengendalian biaya yang lebih baik, dan optimasi keuntungan untuk memastikan.