Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KRISIS BUDAYA PESANTREN DI TENGAH TREN MANAJEMEN MODERN: KONTROVERSI, PERUBAHAN ORGANISASI, DAN DESAIN SOLUSI BERBASIS NILAI ISLAM Muhamad Naufal As Salimi; Siti Aimmah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/x0bgww61

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan model manajemen pesantren berbasis nilai Islam untuk merespons krisis budaya dan kontroversi perubahan organisasi akibat tren manajemen modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap kiai, pengelola, ustaz, dan santri. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan konfirmasi hasil kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi manajemen pesantren menyebabkan pergeseran otoritas kiai dari pusat kepemimpinan spiritual ke struktur administratif, melemahnya nilai khidmah dan keikhlasan akibat profesionalisasi kerja, serta munculnya krisis identitas pesantren akibat adopsi sistem modern yang tidak terintegrasi dengan nilai Islam. Penelitian ini juga menemukan bahwa pesantren yang mampu mengintegrasikan sistem manajemen modern dengan nilai amanah, khidmah, dan maqāṣid al-sharī ‘ah dapat mempertahankan jati diri sekaligus meningkatkan efektivitas kelembagaan. Kontribusi penelitian ini adalah penyediaan kerangka konseptual dan praktis bagi pengembangan tata kelola pesantren yang adaptif, profesional, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam.