Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARADOKS KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS VS OTOKRATIS DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA: DAMPAKNYA TERHADAP INISIATIF MANDIRI GURU Wahyu Bachtiyar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ckdj1913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paradoks gaya kepemimpinan demokratis–otokratis terhadap inisiatif mandiri guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di MA Plus Hasyim Asy’ari Banyuwangi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dokumentasi, serta analisis audio terhadap praktik pembelajaran dan koordinasi kelembagaan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pemeriksaan keabsahan data melalui triangulasi sumber, metode, dan pengamat. Hasil penelitian menunjukkan adanya strategi “dualisme kepemimpinan” yang memisahkan kontrol otokratis pada ranah administratif dan regulatif, serta pendekatan demokratis pada ranah pedagogis dan inovasi pembelajaran. Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum berperan krusial sebagai buffer struktural yang memitigasi ketegangan birokratis antara kebijakan pimpinan dan kebutuhan profesional guru. Inisiatif mandiri guru berkembang signifikan ketika ruang kendali pedagogis dilonggarkan, memungkinkan transformasi peran guru menjadi hybrid teacher dan konten kreator pembelajaran digital. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan model Paradoxical Leadership di lembaga pendidikan berbasis madrasah dalam mengelola transisi budaya kerja dan inovasi kurikulum..