Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PERBEDAAN CURAH HUJAN SEBAGAI KETERSEDIAAN SUMBER DAYA AIR MENGGUNAKAN PAIRED SAMPLE T-TEST Levina Ardiningrum Hartadi; Amri Gunasti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wphf5j55

Abstract

Perubahan iklim saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks dalam pengelolaan sumber daya air, terutama akibat meningkatnya ketidakpastian pola curah hujan. Variabilitas curah hujan yang tinggi berpotensi memengaruhi ketersediaan air, baik untuk kebutuhan domestik, pertanian, maupun sektor lainnya. Oleh karena itu, diperlukan kajian ilmiah yang mampu memberikan gambaran kuantitatif mengenai kondisi curah hujan di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rata-rata curah hujan yang terjadi di Dam Arjasa dan Dam Tegal Batu sebagai dasar dalam memperkirakan ketersediaan sumber daya air di kedua lokasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan analisis statistik. Data curah hujan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata curah hujan antar lokasi, serta uji normalitas Shapiro-Wilk untuk memastikan distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata curah hujan di Dam Arjasa sebesar 1725,60 mm, sedangkan Dam Tegal Batu memiliki rata-rata curah hujan sebesar 1969,10 mm. Berdasarkan hasil uji Paired Sample t-Test, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,322 yang lebih besar dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara curah hujan di kedua dam tersebut. Selain itu, hasil uji Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dengan nilai signifikansi di atas 0,056. Temuan ini mengindikasikan bahwa kedua lokasi memiliki karakteristik curah hujan yang relatif serupa dan dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.