Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TEORI BELAJAR SOSIAL ALBERT BANDURA TERHADAP KRISIS IDENTITAS PRIA SEBAGAI PEMIMPIN DALAM FENOMENA FATHERLESS Rusi Anisa; Wafa Aulia Putri; Sitti Chadidjah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/gv6nze14

Abstract

Fenomena ketiadaan ayah adalah situasi dimana peran ayah tidak ada dalam sebuah keluarga, dan hal ini bisa memengaruhi perkembangan identitas anak, terutama anak laki-laki yang seharusnya menjadi pemimpin. Tidak adanya figuran ayah bisa mengganggu proses anak dalam menerima nilai-nilai, karakter, serta peran kepemimpinan yang ideal. Artikel ini bertujuan untuk membahas isu krisis identitas pria dalam posisi sebagai pemimpin, dalam konteks fenomena ketiadaan ayah. Penulis menggunakan teori belajar sosial yang dikemukakan oleh Albert Bandura sebagai dasar pembahasan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah tentang ketiadaan ayah, identitas gender, kepemimpinan, dan teori belajar sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ketiadaan figur ayah sebagai contoh yang menjadi teladan menghalangi anak dalam belajar melalui pengamatan dan peniruan. Anak laki-laki tidak memiliki contoh untuk meniru perilaku kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan, yang bisa menyebabkan kebingungan dalam peran dan munculnya krisis identitas. Dengan demikian, pentingnya peran lingkungan sosial dan pendidikan sebagai sumber alternatif dalam membentuk karakter dan identitas kepemimpinan anak menjadi semakin jelas.