Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Generasi Muda dan Moderasi Beragama: Tantangan Identitas di Era Media Sosial Asna Muzayyanah; Abdul Ghofar Saifudin
Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik eLBajo Commodus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63604/659ak190

Abstract

Perubahan sosial yang terjadi di era media sosial, seperti pembentukan identitas dan keyakinan agama, sangat dipengaruhi oleh generasi muda. Media sosial bukan hanya tempat untuk berekspresi tetapi juga tempat untuk berdebat tentang keyakinan keagamaan, yang dapat mendorong sikap moderat atau memicu kecenderungan ekstrem. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk melihat tantangan identitas yang dihadapi generasi muda dalam konteks moderasi beragama di era media sosial. Berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan dipelajari melalui pendekatan kualitatif-deskriptif. Kajian menunjukkan bahwa algoritma media sosial, polarisasi identitas, dan paparan informasi keagamaan yang tidak terverifikasi menjadi kendala utama dalam mendorong moderasi beragama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, literasi digital yang diperkuat, pendidikan keagamaan yang inklusif, dan peran keluarga, lembaga pendidikan, dan negara sangat penting untuk membangun sikap keberagamaan yang moderat dan berimbang di era digital. 
Implementation of Islamic Economic Principles in Islamic Financial Institution Rinda Asytuti; Sakiyah Gusriani; Asna Muzayyanah; Itsna Maulidal Faza; Habibah, Ummu
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 5 No. 1 (2026): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v5i1.1598

Abstract

This study analyzes the substantive implementation of Islamic economic principles in Islamic financial institutions based on the framework of Maqashid al-Shariah.A qualitative case study approach was employed, collecting data through in-depth interviews and document analysis. The findings indicate that the principle of wealth protection is realized through the avoidance of riba and gharar, although operational activities are more heavily dominated by sale-based contracts rather than profit-sharing arrangements. On the other hand, the integrated social function is carried out through the management of ZISWAF, yet its implementation often faces pressure to meet profitability targets. Tensions arise between adhering to formal procedures and achieving the intended benefits.