Kundimang, Billy Brando
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Risiko Ergonomi dengan Metode Nordic Body Map Terhadap Nelayan di Pulau Beeng Kabupaten Kepulauan Sangihe Kundimang, Billy Brando; Podung, Beatrix J.; Palilingan, Richard A.
Jurnal Lentera Sehat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/mnf46t27

Abstract

Abstract Fishermen are workers who actively engage in fish catching activities in coastal or marine areas. Their working environment exposes them to ergonomic risks due to repetitive and awkward postures. This study aims to identify ergonomic risk using the Nordic Body Map (NBM) method among fishermen in Beeng Island, Sangihe Islands Regency. This quantitative study used a cross-sectional survey design. The population comprised 34 fishermen selected through total sampling. Data were collected using the Nordic Body Map questionnaire and analyzed using descriptive statistics. The results show that the most common ergonomic risks were found among fishermen aged 53–63 years (44.1%), all of whom were male (100%). Most had over 30 years of work experience (58.8%) and were married (94.1%). The conclusion indicates that fishermen in Beeng Island still have limited knowledge and education regarding ergonomic risk, making them vulnerable to musculoskeletal complaints. Improving work duration management and ergonomic awareness can reduce fatigue and potential injuries. Keywords: Ergonomic risk, Nordic Body Map, fishermen, musculoskeletal disorders. Abstrak Nelayan merupakan pekerja yang secara aktif melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah pesisir dan laut. Aktivitas kerja yang berulang dan posisi kerja yang tidak ergonomis meningkatkan risiko gangguan muskuloskeletal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko ergonomi menggunakan metode Nordic Body Map (NBM) terhadap nelayan di Pulau Beeng, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 34 nelayan dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Nordic Body Map, dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia 53–63 tahun memiliki risiko ergonomi tertinggi (44,1%), seluruh responden berjenis kelamin laki-laki (100%), pengalaman kerja >30 tahun (58,8%), dan sebagian besar berstatus menikah (94,1%). Disimpulkan bahwa nelayan di Pulau Beeng masih kurang mendapatkan edukasi terkait risiko ergonomi sehingga rentan mengalami keluhan muskuloskeletal. Diperlukan upaya peningkatan kesadaran dan penerapan postur kerja ergonomis untuk mencegah cedera dan kelelahan otot. Kata Kunci: Risiko Ergonomi, Nordic Body Map, Nelayan, Gangguan Muskuloskeletal.