Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Green Accounting Terhadap Kinerja Keuangan Faradillah, Mariyah Zahra; Ramadhani, Nabila; Marina, Anna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5121

Abstract

Permasalahan lingkungan yang timbul akibat aktivitas industri mendorong perusahaan untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam sistem akuntansi dan operasional mereka. Salah satu bentuk integrasi tersebut adalah penerapan green accounting serta peningkatan kinerja lingkungan melalui berbagai program pengelolaan dampak ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana green accounting dan kinerja lingkungan berkontribusi terhadap kinerja keuangan perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2018–2019. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan menghasilkan 15 perusahaan sebagai sampel. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan Return on Assets (ROA) sebagai indikator utama kinerja keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, yang mengindikasikan bahwa pengungkapan biaya lingkungan belum dipandang sebagai strategi yang mampu menghasilkan nilai ekonomi jangka pendek. Demikian pula, kinerja lingkungan yang diukur melalui peringkat PROPER tidak memberikan peningkatan signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan belum menjadi faktor penentu bagi para pemangku kepentingan dalam menilai kinerja maupun prospek perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manfaat finansial dari aktivitas lingkungan bersifat jangka panjang dan tidak langsung tercermin dalam indikator profitabilitas tahunan. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas periode observasi, menggunakan indikator kinerja yang lebih beragam, serta mempertimbangkan variabel moderasi untuk memperjelas hubungan antara praktik keberlanjutan dan kinerja keuangan.