Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada topik sepak bola, khususnya teknik dasar passing menggunakan kaki bagian dalam, melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pencapaian peserta didik dalam menguasai keterampilan dasar passing, sehingga diperlukan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan pemahaman dan kinerja mereka. Bahan dan metode. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X4 SMA Negeri 1 Tabanan tahun pelajaran 2025/2026 yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan melalui penilaian kinerja yang berfokus pada penguasaan teknik passing kaki bagian dalam. Hasil. Pada siklus pertama, hasil belajar peserta didik masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimal, dengan 4 peserta didik (10%) dikategorikan sangat kurang, 22 peserta didik (54%) kurang, 12 peserta didik (29%) cukup, dan 3 peserta didik (7%) baik. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus kedua, hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 1 peserta didik (2%) berkategori sangat baik, 39 peserta didik (95%) baik, 1 peserta didik (2%) cukup, dan 1 peserta didik (2%) kurang. Tingkat ketuntasan klasikal meningkat sebesar 93% pada siklus kedua menunjukkan adanya peningkatan yang substansial dalam keterampilan teknik peserta didik. Kesimpulan. Penerapan model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar PJOK, khususnya pada teknik passing sepak bola menggunakan kaki bagian dalam pada peserta didik kelas X4 SMA Negeri 1 Tabanan. Oleh karena itu, model PjBL dapat dijadikan sebagai pendekatan pembelajaran alternatif untuk meningkatkan pemahaman dan pengembangan keterampilan peserta didik dalam konteks pembelajaran pendidikan jasmani.