Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi membangun tim dan mengelola gotong royong untuk mencapai tujuan Bersama sesuai target yang ditentukan melalui penerapan model Problem Based Learning di kelas IV SD Negeri Kopiwangker. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 16 peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi untuk mengetahui aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran, serta tes hasil belajar untuk mengukur tingkat pencapaian peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I rata-rata hasil belajar peserta didik mencapai 71,88 dengan tingkat ketuntasan 56,25%, sehingga belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥ 75. Aktivitas peserta didik memperoleh persentase 69,79 (kategori cukup) dan aktivitas guru 73,07% (kategori cukup). Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II melalui pengoptimalan langkah-langkah Problem Based Learning dan peningkatan bimbingan dalam diskusi kelompok, rata-rata hasil belajar meningkat menjadi 82,81 dengan ketuntasan klasikal melampaui KKTP. Aktivitas peserta didik meningkat menjadi 83,33% (kategori baik) dan aktivitas guru menjadi 84,61% (kategori baik ). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi membangun tim dan mengelola gotong royong untuk mencapai tujuan Bersama sesuai target yang ditentukan di kelas IV SD Negeri Kopiwangker.