Perkembangan media sosial telah mengubah pola konsumsi dan pemaknaan informasi di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Instagram sebagai salah satu platform dominan tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sumber informasi yang cepat dan mudah diakses. Salah satu akun yang berperan aktif dalam penyebaran informasi adalah Folkative, yang menyajikan konten seputar berita, budaya populer, seni, dan isu sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesiskan dan menganalisis temuan-temuan penelitian terdahulu terkait pemaknaan informasi dan dinamika pengguna pada akun Instagram Folkative dari perspektif komunikasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sembilan jurnal ilmiah yang relevan dan dipublikasikan dalam rentang tahun 2019–2025. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengacu pada teori Uses and Gratifications serta Media Richness Theory. Hasil kajian menunjukkan bahwa akun Folkative memiliki peran signifikan dalam memenuhi kebutuhan informasi, meningkatkan pemahaman, serta membentuk motivasi dan interaksi sosial penggunanya, terutama Generasi Z. Namun demikian, literatur juga mengungkap adanya permasalahan terkait kredibilitas informasi dan potensi hegemoni media yang dapat memengaruhi pembentukan opini publik. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara efektivitas penyajian konten dan tanggung jawab etis dalam penyebaran informasi. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam bidang komunikasi digital serta menjadi rujukan praktis bagi pengelola media sosial dalam mengembangkan strategi komunikasi yang lebih etis dan berkelanjutan.