Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Pupuk Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) Dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Sawi (Brassica juncea) Arya Ghani Dewangga; Ichpan Zulfansyah; Syahriandi Akbari Siregar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6151

Abstract

Sawi (Brassica juncea L.) merupakan komoditas hortikultura penting yang membutuhkan ketersediaan unsur hara optimal untuk mencapai pertumbuhan dan hasil maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk cendawan mikoriza arbuskula (CMA) dan pupuk urea serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi. Penelitian dilaksanakan di lahan pertanian UNIVA Simalingkar B menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis CMA (0, 30, 60, dan 90 g/tanaman) dan dosis pupuk urea (0, 1, 2, dan 3 g/tanaman), masing-masing diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot basah tanaman, dan volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian CMA berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan, sedangkan pupuk urea berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah tanaman, dan volume akar. Interaksi CMA dan pupuk urea memberikan pengaruh nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil. Perlakuan terbaik diperoleh pada kombinasi CMA 90 g/tanaman dan pupuk urea 3 g/tanaman.
Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Bioneensis dan Pupuk Tunggal N-P-K dalam Meningkatkan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum) Syahriandi Akbari Siregar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/zb1eq708

Abstract

Tanaman tomat merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Produktivitas tomat mengalami tantangan, termasuk penurunan kesuburan tanah. Oleh karena itu, penerapan teknologi pertanian yang berkelanjutan, termasuk penggunaan pupuk hayati, menjadi sangat relevan untuk meningkatkan hasil dan kualitas produksi tomat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberiaan dosis Pupuk Hayati Bioneensis dan Pupuk Tunggal N-P-K serta interaksinya terhadap produksi tanaman tomat. Penelitian ini dilakukan Jl. A.H Nasution Kecamatan Medan Johor Kota Medan, dimulai bulan Maret sampai dengan juli 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari 2 faktor, yaitu Faktor pertama Dosis Pupuk Hayati Bioneensis (B)  dimana B1 = 10 gr/tanaman, B2 = 20 gr/tanaman, B3 = 30 gr/tanaman, dan Faktor kedua  Pupuk Tunggal N, P, K (P), dimana P1 = Urea 50 kg/ha (9,6 g/plot), SP36 37,5 kg/ha (7,2 g/plot), KCl 25 kg/ha (4,8 g/plot), P2 = Urea 100 kg/ha (19,24 g/plot), SP36 75 kg/ha (14,44 g/plot), KCl 50 kg/ha (9,6 g/plot), P3 = Urea 200 kg/ha (38,48 g/plot), SP36 150 kg/ha (28,88 g/plot), KCl 100 kg/ha (19,24 g/plot). Hasil Penelitian menunjukkan Penggunaan Dosis Pupuk Hayati Bioneensis dan pupuk tunggal N-P-K serta Interaksinya berpengaruh tidak nyata  jumlah buah, bobot buah per sampel,dan berat basah akar tanaman per sampel. Dengan perlakuan terbaiknya yaitu B2 (Pupuk Hayati Bioneensis 20 gr/tanaman).  Dengan perlakuan terbaik yaitu B2P3 Pupuk Hayati Bionensis 20 gr/tanaman dan Pupuk Tunggal N, P, K dosis : Urea 200 kg/ha (38,48 g/plot), SP36 150 kg/ha (28,88 g/plot), KCl 100 kg/ha (19,24 g/plot).