Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman yang kaya akan senyawa bioaktif, terutama antosianin, yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi dan berpotensi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Pemanfaatan ekstrak bahan alam dalam sediaan kosmetik sering menghadapi kendala berupa stabilitas dan penetrasi zat aktif yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi sediaan serum antioksidan berbasis nanopartikel ekstrak etanol bunga telang guna meningkatkan karakteristik fisik dan stabilitas sediaan. Nanopartikel ekstrak bunga telang dibuat menggunakan metode gelasi ionik dengan kitosan sebagai polimer dan natrium tripolifosfat (NaTPP) sebagai agen pengikat silang. Karakterisasi nanopartikel menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) menunjukkan bahwa nanopartikel yang dihasilkan memiliki ukuran partikel rata-rata sebesar 106,17 nm, yang berada dalam rentang ukuran nanopartikel. Nanopartikel selanjutnya diformulasikan ke dalam sediaan serum dengan variasi konsentrasi zat aktif sebesar 0%, 0,5%, 1%, dan 3%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, viskositas, serta uji stabilitas fisik menggunakan metode cycling test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh formula serum memenuhi persyaratan sediaan topikal yang baik, dengan pH sesuai rentang pH kulit, homogen, memiliki daya sebar dan daya lekat yang baik, serta stabil selama pengujian stabilitas. Peningkatan konsentrasi nanopartikel ekstrak bunga telang mempengaruhi viskositas dan daya sebar sediaan, namun masih berada dalam batas yang dapat diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa nanopartikel ekstrak etanol bunga telang berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif dalam sediaan serum antioksidan yang stabil dan aman untuk aplikasi kosmetik.