Adi, Nugroho
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Manajemen Member dan Event menggunakan Extreme Programming pada Platform Digistar Club by Telkom Indonesia Adi, Nugroho; Suharso, Wildan
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 11, No 3 (2025): Volume 11 No 3
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v11i3.101604

Abstract

Sebagai komunitas talenta digital strategis di PT Telkom Indonesia, Digistar Club menghadapi tantangan operasional signifikan akibat pengelolaan data yang terfragmentasi dan proses administrasi manual. Kondisi ini menyebabkan tingginya waktu siklus (cycle time) pelayanan dan risiko integritas data yang menghambat pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mentransformasi proses tersebut melalui pengembangan platform manajemen terintegrasi menggunakan metodologi Extreme Programming (XP), serta mengukur dampak efisiensinya secara. Pendekatan XP dipilih karena karakteristiknya yang tangkas (agile) dalam merespons volatilitas kebutuhan melalui siklus rilis pendek dan kolaborasi intensif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi sistem ini memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas operasional. Tercatat peningkatan efisiensi waktu siklus (cycle time) sebesar 99,1% pada proses rekapitulasi laporan dan 95% pada validasi keanggotaan. Lebih jauh, analisis Process Cycle Efficiency (PCE) menunjukkan lonjakan efisiensi alur kerja dari 33,33% (manual) menjadi 100% (sistem), yang mengindikasikan eliminasi total terhadap waktu tunggu (waste). Selain keunggulan efisiensi, strategi incremental delivery terbukti efektif mengakomodasi integrasi middleware API CRMS Telkom di tengah iterasi tanpa mengganggu jadwal rilis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan disiplin XP pada tim berskala kecil mampu menghasilkan perangkat lunak berkualitas tinggi dengan stabilitas nol cacat kritis, menjadikannya kerangka kerja yang layak dan efisien untuk unit pendukung di lingkungan korporasi.