Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPRESI ABU DAWUD DALAM PENYUSUNAN HADIS METODE SUNAN: ANALISIS METODOLOGI DAN KONTRIBUSI TERHADAP KODIFIKASI HADIS Ash Shiddiq, Muhammad Thaariq; Novendri, Mochammad
Al FAWATIH:Jurnal Kajian Al Quran dan Hadis Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alfawatih.v6i2.16056

Abstract

Abu Dawud as-Sijistani merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah kodifikasi hadis yangmemberikan kontribusi signifikan melalui karya monumentalnya "Sunan Abu Dawud". Penelitianini bertujuan untuk menganalisis impresi dan metodologi Abu Dawud dalam penyusunan hadisdengan metode sunan, serta mengkaji kontribusinya terhadap perkembangan ilmu hadis. Metodepenelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis-analitis melalui studipustaka terhadap sumber-sumber primer dan sekunder terkait biografi Abu Dawud dan karya-karyanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abu Dawud memiliki metodologi yang ketat dalamseleksi hadis, mengutamakan hadis-hadis yang berkaitan dengan hukum fiqh, dan menerapkanstandar kualitas sanad yang tinggi. Impresi Abu Dawud dalam penyusunan Sunan menunjukkankarakteristik unik berupa fokus pada hadis-hadis praktis yang dapat diamalkan dalam kehidupansehari-hari, serta penggunaan sistem klasifikasi berdasarkan bab-bab fiqh yang memudahkan parafuqaha dalam mengakses hadis-hadis hukum. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Abu Dawudberhasil menciptakan sebuah karya hadis yang tidak hanya berkualitas tinggi dari segi sanad danmatan, tetapi juga praktis dan aplikatif bagi pengembangan hukum Islam.
UNSUR RIBA DALAM LAYANAN PAYLATER MODERN ANALISIS TAFSIR DENGAN PENDEKATAN DOUBLE MOVEMENT FAZLUR RAHMAN PADA EKONOMI DIGITAL Aulia, Janna; Jamal, Khairunnas; Novendri, Mochammad
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v5i1.1752

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah menghadirkan beragam instrumen keuangan baru, salah satunya layanan paylater yang menawarkan kemudahan transaksi berbasis kredit jangka pendek. Meskipun inovatif, model ini menimbulkan persoalan etis terkait potensi riba akibat adanya bunga, biaya layanan, serta denda keterlambatan yang berlapis. Penelitian ini bertujuan menganalisis larangan riba pada transaksi paylater melalui perspektif Fazlur Rahman dengan menerapkan metode double movement sebagai pendekatan hermeneutika dalam memahami ayat-ayat riba secara kontekstual. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan analisis deskriptif, menelusuri konsep riba dalam Al-Qur’an, pemikiran Fazlur Rahman, serta karakteristik sistem keuangan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa riba, menurut Rahman, merupakan praktik ekonomi yang bersifat eksploitatif dan merugikan pihak yang lemah. Melalui gerakan pertama double movement, ayat riba dipahami dalam konteks sosial-ekonomi Arab pra-Islam yang menekankan pencegahan penindasan utang. Pada gerakan kedua, prinsip moral Qur’ani tersebut diterapkan pada sistem paylater modern yang dalam praktiknya sering memuat unsur-unsur ketidakadilan, khususnya dalam penetapan bunga tinggi, biaya tersembunyi, dan penalti berlebihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Fazlur Rahman relevan dalam menilai transaksi paylater dan memberikan kerangka etis untuk membaca riba modern secara lebih substantif dalam ekosistem keuangan digital.
Moderasi Beragama Dalam Perspektif Ilmu Perbandingan Agama Akbar, Maulana Rizky; Novendri, Mochammad
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religious moderation is an important concept in maintaining harmony in Indonesia's multicultural and pluralistic society. This study aims to analyze religious moderation from the perspective of comparative religion and explain its relevance in Indonesian social life. The study uses a qualitative method with a library research approach through a review of various books, scientific journals, and academic sources related to religious moderation and comparative religion. The results show that religious moderation is a perspective and practice of religion that emphasizes balance, tolerance, justice, and the rejection of extremism and radicalism. From the perspective of comparative religion, religious moderation is understood as an effort to understand religious diversity objectively and inclusively in order to create dialogue and harmony between religious communities. Comparative religion plays a crucial role in building mutual respect and reducing negative prejudice between religious communities through an academic and dialogical approach. This study also finds that religious moderation has very strong relevance in Indonesia, especially in facing the challenges of intolerance, radicalism, and the spread of hate speech in the digital era. Furthermore, education plays a strategic role in strengthening the values ​​of religious moderation through learning tolerance, digital literacy, and respect for diversity. Thus, religious moderation is a crucial foundation for creating a peaceful, harmonious, and civilized society amidst Indonesia's religious and cultural diversity.