Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Internaliasi Nilai Keislaman melalui Budaya Sekolah Islami pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Kelas Awal Asep, Asep Supriatna; Agus Jaenal; Supand; Dede Ajeng Arini; Mia Audina Musyadad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6551

Abstract

Fenomena kehidupan pendidikan pada tingkat dasar menunjukkan bahwa proses pembentukan karakter dan nilai tidak hanya berlangsung melalui transfer pengetahuan, tetapi juga melalui pengalaman sosial dan budaya yang hadir dalam lingkungan sekolah. Dalam konteks tersebut, praktik pendidikan di madrasah menggambarkan bagaimana nilai keislaman terinternalisasi melalui kebiasaan, interaksi, dan simbol-simbol yang hidup dalam budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai keislaman melalui budaya sekolah islami pada siswa kelas awal Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, meliputi bentuk implementasi, peran aktor sekolah, serta dinamika yang terjadi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen, yang dianalisis melalui prosedur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai berlangsung melalui pembiasaan ibadah, keteladanan guru, ritual keagamaan, tata tertib sekolah, serta interaksi sosial yang bernuansa religius dan konsisten diterapkan dalam kehidupan sekolah. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa budaya sekolah berfungsi sebagai ruang pembelajaran nilai yang efektif, terutama bagi siswa kelas awal yang berada pada tahap perkembangan dasar. Implikasi penelitian ini memberi penguatan terhadap pentingnya desain budaya sekolah islami sebagai strategi pendidikan nilai, serta menjadi rujukan bagi pengembangan program pembinaan karakter pada satuan pendidikan serupa.