Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Integration of Digital Literacy in Educational Policy: Addressing Global Challenges for Sustainable Education Amalia, Af Idatul
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6789

Abstract

This study investigates the integration of technology and digital literacy into national education policies using a systematic literature review (SLR) guided by the PRISMA protocol. From an initial pool of 675 articles, 53 were selected through rigorous screening. The analysis identifies digital literacy as a central issue, with key challenges including disparities in technological access, inadequate teacher training, and obstacles to policy harmonization. While developed nations like Singapore and Finland have implemented structured approaches successfully, countries such as Indonesia encounter significant barriers, particularly in rural areas with limited infrastructure. The findings underscore the relevance of constructivist theory and pedagogical innovation, highlighting the critical role of teachers and the potential of technology to enhance educational quality. Practical recommendations include sustained professional development for educators, investment in digital infrastructure, and the integration of digital literacy within curricula to achieve inclusive and sustainable educational outcomes. This research provides essential insights for policymakers and educators to navigate the challenges of digital transformation in education effectively
Integrasi Pembelajaran Sosial Emosional (SEL) dan Kecerdasan Emosional (EQ) untuk Memperkuat Karakter Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review (SLR) Amalia, Af Idatul; Putri, Galuh Mentari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6790

Abstract

Integrasi Social and Emotional Learning (SEL) dan kecerdasan emosional (EQ) semakin dipandang sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat karakter siswa sekolah dasar, khususnya di tengah tantangan era digital yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran integrasi SEL dan EQ dalam penguatan karakter siswa sekolah dasar, dengan menelaah dampak, tantangan, serta peluang implementasinya dalam praktik pendidikan. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada protokol PRISMA dengan menganalisis 43 artikel terpilih yang diterbitkan pada periode 2019–2024 dari berbagai basis data ilmiah bereputasi. Analisis dilakukan melalui sintesis konten dan pemetaan tematik terhadap temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi SEL dan kecerdasan emosional secara konsisten mampu meningkatkan kompetensi emosional, sosial, dan moral siswa, memperkuat hubungan interpersonal, serta berkontribusi pada pembentukan budaya sekolah yang inklusif dan kondusif. Selain itu, pendekatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar dan prestasi akademik siswa. Tantangan utama dalam implementasinya meliputi keterbatasan pelatihan guru, ketersediaan sumber daya pendukung, serta keberagaman latar sosial budaya sekolah. Namun demikian, pemanfaatan teknologi digital serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas menjadi peluang strategis untuk mengoptimalkan penguatan karakter siswa secara berkelanjutan. Studi ini memberikan kontribusi konseptual sebagai dasar pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan karakter di sekolah dasar.