Integrasi Social and Emotional Learning (SEL) dan kecerdasan emosional (EQ) semakin dipandang sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat karakter siswa sekolah dasar, khususnya di tengah tantangan era digital yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran integrasi SEL dan EQ dalam penguatan karakter siswa sekolah dasar, dengan menelaah dampak, tantangan, serta peluang implementasinya dalam praktik pendidikan. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada protokol PRISMA dengan menganalisis 43 artikel terpilih yang diterbitkan pada periode 2019–2024 dari berbagai basis data ilmiah bereputasi. Analisis dilakukan melalui sintesis konten dan pemetaan tematik terhadap temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi SEL dan kecerdasan emosional secara konsisten mampu meningkatkan kompetensi emosional, sosial, dan moral siswa, memperkuat hubungan interpersonal, serta berkontribusi pada pembentukan budaya sekolah yang inklusif dan kondusif. Selain itu, pendekatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar dan prestasi akademik siswa. Tantangan utama dalam implementasinya meliputi keterbatasan pelatihan guru, ketersediaan sumber daya pendukung, serta keberagaman latar sosial budaya sekolah. Namun demikian, pemanfaatan teknologi digital serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas menjadi peluang strategis untuk mengoptimalkan penguatan karakter siswa secara berkelanjutan. Studi ini memberikan kontribusi konseptual sebagai dasar pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan karakter di sekolah dasar.