Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha dalam memasarkan produk dan membangun hubungan dengan konsumen. Instagram, sebagai salah satu media sosial dengan basis pengguna yang luas, memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai sarana promosi dan komunikasi visual yang efektif. Penelitian ini berfokus pada analisis peran Instagram dalam meningkatkan daya tarik konsumen terhadap Warung Prata Zul di Tanjung Batu Kundur. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana strategi pemanfaatan Instagram dapat memperkuat citra merek, memperluas jangkauan pasar, serta memengaruhi minat beli konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung pada akun Instagram Warung Prata Zul, wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan beberapa pelanggan, serta dokumentasi terhadap aktivitas promosi digital yang dilakukan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan media sosial dalam konteks pemasaran kuliner lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan signifikan dalam meningkatkan visibilitas dan daya tarik Warung Prata Zul di kalangan konsumen muda maupun masyarakat sekitar. Konten visual yang menarik seperti foto produk berkualitas tinggi, video proses pembuatan makanan, serta penggunaan fitur interaktif seperti stories dan reels, terbukti mampu menciptakan persepsi positif terhadap brand. Selain itu, konsistensi unggahan, penggunaan tagar relevan, dan interaksi aktif antara admin dengan pelanggan turut memperkuat loyalitas dan kepercayaan konsumen. Instagram tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai media komunikasi dua arah yang efektif dalam membangun hubungan emosional antara pelanggan dan merek. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan Instagram secara strategis dapat meningkatkan daya tarik konsumen melalui kombinasi antara visualisasi produk, konsistensi komunikasi, dan keterlibatan digital yang berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha kuliner lokal dalam mengoptimalkan media sosial, khususnya Instagram, sebagai sarana pemasaran digital yang efisien dan berdaya saing tinggi