Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana manajemen aset dan nilai perusahaan memengaruhi kinerja keuangan, baik secara langsung maupun melalui efisiensi operasional dan pertumbuhan perusahaan sebagai variabel mediasi, pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI periode 2021–2024. Selain itu, penelitian ini berupaya menjawab ketidaksesuaian hasil penelitian terdahulu mengenai hubungan antarvariabel keuangan dalam industri energi yang memiliki struktur biaya besar dan sangat dipengaruhi dinamika pasar global. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode explanatory research, penelitian ini mengolah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan energi tahun 2021–2024. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive, sedangkan analisis data diterapkan melalui teknik SEM-PLS untuk melihat pengaruh langsung dan tidak langsung variabel dalam model. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar variabel tidak memberikan pengaruh signifikan. Nilai perusahaan terbukti tidak memengaruhi efisiensi, pertumbuhan, maupun kinerja keuangan. Sebaliknya, manajemen aset berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan efisiensi operasional, meskipun tidak berdampak langsung pada kinerja keuangan. Pertumbuhan perusahaan ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara efisiensi operasional tidak memberikan efek yang berarti. Seluruh hubungan mediasi tidak menunjukkan pengaruh tidak langsung yang signifikan. Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan bahwa kinerja perusahaan energi lebih banyak dipengaruhi kondisi internal perusahaan serta karakteristik industri, dan bahwa hasil dari pengelolaan aset serta peningkatan efisiensi baru terlihat dalam jangka panjang.