Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Teknologi Digital dalam Peningkatan Kualitas Akuntansi Keuangan di Era 2025: Suatu Tinjauan Literatur Sistematis Asrie Dyah; Alfiany Alim Imro’ah; Mildazani, Mildazani; Sheilla Amanda Putri; Sriayu Saputri Situmeang
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN 
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7734

Abstract

Transformasi teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam praktik akuntansi keuangan di era bisnis modern. Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), big data analytics, cloud computing, dan blockchain mendorong pergeseran proses akuntansi dari sistem manual dan periodik menuju sistem yang terotomatisasi, terintegrasi, dan berbasis data real time. Perubahan ini tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga secara langsung memengaruhi kualitas informasi keuangan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran teknologi digital dalam meningkatkan kualitas akuntansi keuangan, khususnya ditinjau dari aspek relevansi, keandalan, ketepatan waktu, keterbandingan, dan transparansi informasi bagi pengambilan keputusan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan menganalisis artikel ilmiah, standar akuntansi internasional, serta laporan institusi profesional dan industri yang relevan selama periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital secara konsisten mampu meningkatkan akurasi pencatatan, mempercepat proses pelaporan keuangan, memperkuat transparansi transaksi, serta meningkatkan keandalan informasi keuangan. Namun demikian, implementasi teknologi digital masih menghadapi tantangan, terutama terkait keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, risiko keamanan dan privasi data, serta kesiapan infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, penguatan literasi digital, pengembangan kompetensi profesional akuntan, dan dukungan regulasi yang adaptif menjadi faktor kunci keberhasilan transformasi akuntansi keuangan di era 2025.
TRANSFORMASI DIGITAL DAN PERUBAHAN PERAN AKUNTAN DI ERA MODERN: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW DENGAN PENDEKATAN PRISMA Endah Arum Wangi; Asrie Dyah; Mildazani; Alfiany alim Imro'ah; Sheilla Amanda Putri; Sriayu Saputri Situmeang
Jurnal Entrepreneur dan Manajemen Sains (JEMS) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli
Publisher : UM. Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological advances are radically changing accounting. Yet, there is no integrated overview of how digital tools impact accountants’ roles and competencies. Objectives: This study provides a systematic review of literature (SLR/PRISMA) on digital transformation in accounting (2019–2025), synthesizing trends and identifying research gaps. Methods: Using PRISMA guidelines, 42 relevant Scopus-indexed articles were analyzed to extract insights on technologies (AI, big data, cloud, fintech, etc.), effects on accounting processes, and implications for the profession. Results: The analysis shows that automation and analytics enhance efficiency (reducing manual work) and elevate accountants into strategic advisors and data analysts. Key findings include the emergence of the “augmented accountant” concept, the crucial role of new competencies (data literacy, IT skills, critical thinking), and heightened stakeholder demands for real-time, transparent reporting. However, studies also note challenges: skill gaps in graduates, organizational resistance, and data security concerns. Conclusions: Digital transformation substantially redefines accounting practice. The review highlights theoretical contributions (integrative frameworks of technology and accounting roles) and practical implications (curriculum redesign, workforce upskilling). We outline clear future research directions, such as empirical validation of the proposed framework across diverse contexts and exploration of under-studied areas (e.g., blockchain’s impact, ethical considerations).