Seiring meningkatnya perhatian global terhadap isu keberlanjutan, Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosure menjadi indikator strategis dalam menilai kinerja perusahaan. Pengungkapan ESG mencerminkan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan tata kelola yang baik, sekaligus berimplikasi pada peningkatan nilai perusahaan dan kinerja keuangan. Kajian ini bertujuan untuk mensintesis hasil penelitian terkini terkait pengaruh ESG disclosure terhadap nilai perusahaan dan kinerja keuangan, serta mengidentifikasi faktor-faktor moderasi internal dan eksternal yang memengaruhi hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan Narrative Literature Review terhadap artikel-artikel terindeks Scopus dan jurnal bereputasi internasional periode 2020–2025, seperti Environment, Development and Sustainability, Heliyon, dan Borsa Istanbul Review. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ESG disclosure secara umum berpengaruh positif terhadap nilai dan kinerja perusahaan melalui peningkatan reputasi, efisiensi operasional, dan kepercayaan investor. Namun, efektivitas pengaruh ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti ukuran perusahaan, usia, cash holdings, struktur kepemilikan, dan independensi dewan komisaris, serta faktor eksternal seperti karakteristik industri dan konteks pasar. Perusahaan besar, berusia lama, dan dengan likuiditas tinggi cenderung memperoleh manfaat ESG lebih signifikan dibandingkan perusahaan kecil atau baru. Selain itu, sektor industri yang sensitif terhadap isu lingkungan menunjukkan respons pasar yang lebih kuat terhadap pengungkapan ESG. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkuat stakeholder theory dan signaling theory, serta menawarkan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi ESG yang efektif guna menciptakan nilai jangka panjang dan keberlanjutan bisnis.