Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Talenta Sebagai Strategi Peningkatan Kinerja Organisasi: Studi Kasus Rumah Sakit Di Kota Medan Citra, Maya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana manajemen talenta diimplementasikan sebagai strategi peningkatan kinerja organisasi pada rumah sakit di Kota Medan. Manajemen talenta menjadi pendekatan strategis yang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit untuk memastikan keberlangsungan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terutama di tengah meningkatnya persaingan industri layanan kesehatan dan tuntutan masyarakat terhadap mutu pelayanan medis. Komponen utama manajemen talenta yang dikaji dalam penelitian ini meliputi talent acquisition, talent development, dan talent retention. Ketiga komponen ini dinilai memiliki peran signifikan dalam menentukan kinerja organisasi, baik melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, stabilitas sumber daya manusia, maupun efektivitas operasional rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain explanatory research yang melibatkan 120 responden yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga administrasi di beberapa rumah sakit besar di Kota Medan. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk melihat pengaruh parsial dan simultan antara variabel manajemen talenta terhadap kinerja organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel manajemen talenta berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, dengan talent development menjadi variabel yang paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta yang terstruktur dan berkelanjutan sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan, kepuasan pasien, serta daya saing rumah sakit. Oleh karena itu, rumah sakit perlu memperkuat kebijakan pengembangan SDM dan memperhatikan aspek retensi tenaga kesehatan sebagai strategi jangka panjang yang berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi.