Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengolahan Air Sungai Payau Pasca Proses Elektrokoagulasi Menggunakan Metode Adsorpsi Haq, Rozin Dhiyaul
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v9i3.34-44

Abstract

Air sungai payau merupakan salah satu air baku yang berpotensi untuk diolah menjadi air bersih. Namun, kadar salinitas yang tinggi menjadi salah satu tantangan air sungai payau untuk dijadikan air bersih. Proses elektrokoagulasi dengan kombinasi adsorpsi menjadi upaya untuk mengolah air sungai payau menjadi air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penurunan parameter dan waktu tinggal terbaik dari proses pengolahan kombinasi dari elektrokoagulasi dan adsorpsi terhadap air payau di Sungai Itik. Penelitian ini merancang bak elektrokoagulasi dengan kapasitas 135 L dan menggunakan plat aluminium sebagai elektroda sebanyak 5 buah anoda dan 5 buah katoda yang dialiri arus listrik sebesar 2 A dan tegangan 5 V. Selanjutnya, air diolah pada tabung filtrasi dengan proses adsorpsi yang menggunakan adsorben zeolit dan karbon aktif. Air sungai payau pada penelitian ini memiliki kadar salinitas sebesar 3,178 ppm, Total Dissolve Solid (TDS) sebesar 2,924 mg/L, pH sebesar 7.74, dan Kekeruhan sebesar 21.64 NTU. Pengolahan kombinasi elektrokoagulasi dan adsorpsi, kadar parameter Salinitas menjadi 2,824 ppm, Total Dissolve Solid sebesar 2,649 mg/L, pH sebesar 7.95, dan kekeruhan sebesar 3,04 NTU. Dengan demikian, pengolahan kombinasi elektrokoagulasi dan adsorpsi belum efektif dalam memperbaiki kualitas air pada parameter Salinitas dengan persentase efektifitas hanya mencapai 11,14 % dan Total Dissolve Solid (TDS) hanya mencapai 9,40% dan air olahan tersebut juga masih belum memenuhi standar mutu air bersih untuk kebutuhan higiene dan sanitasi.