Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Keterampilan Proses Sains Peserta Didik dalam Pembelajaran Fisika Tingkat SMA di Kabupaten Gowa Nursan, Mutmainnah; Khairuddin, Khairuddin; Haris, Abdul
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 25 No. 3 (2025): Ecosystem Vol. 25 No 3, September - Desember Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v25i3.7959

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterampilan proses sains peserta didik dalam pembelajaran fisika tingkat SMA di Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui survei, dan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPS peserta didik berada pada kategori sedang tersebar dalam lima kategori, dengan mayoritas berada pada kategori cukup (39%), rendah (23%), tinggi (21%), sangat rendah (14%) dan sangat tinggi (3%), dengan rata-rata capaian tertinggi pada indikator menafsirkan data (65,2%), diikuti oleh merumuskan hipotesis (39,2%), dan mengontrol variabel (34,5%). Temuan ini menunjukkan bahwa keterampilan proses sains peserta didik masih belum optimal, ini mengindikasikan bahwa sebagian besar peserta didik masih berada pada tingkat KPS dasar. Sehingga diperlukan langkah-langkah strategis dalam sebagai upaya meningkatkan keterampilan ini. The purpose of this study is to determine the level of science process skills of students in high school physics learning in Gowa Regency. This research employed a descriptive quantitative method using a survey for data collection, with purposive sampling used to select the sample. The data were analyzed using descriptive analysis. The research results show that students SPS are in the medium category, distributed across five categories, with the majority falling into the fair category (39%), followed by low (23%), high (21%), very low (14%), and very high (3%). The highest average achievement was found in the indicator of interpreting data (65.2%), followed by formulating hypotheses (39.2%), and controlling variables (34.5%). These findings indicate that students' science process skills are still not optimal, suggesting that most students remain at the basic level of SPS.