Pratami, Linda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN INDUSTRI KERAJINAN TANGAN ANYAMAN KETAK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA SELEBUNG JANAPRIA LOMBOK TENGAH Pratami, Linda; Daeng, Akung; Handayani, Tuti
Jurnal Konstanta Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Konstanta : Ekonomi Pembangunan, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/konstanta.v4i2.2116

Abstract

Ekonomi kreatif menjadi salah satu jawaban atas tantangan dalam mensejahterakan masyarakat, menurunkan tingkat  kemiskinan dan pengangguran. Ekonomi kreatif dipandang sebagai kekuatan baru di indonesia yang muncul dari konsep modal berbasis kreatifitas yang berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi disuatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) untuk mengetahui  kontribusi positif Kerajinan Anyaman Ketak di desa  Selebung Kabupaten Lombok Tengah, (2) untuk mengetahui faktor pendorong kerajinan tangan anyaman ketak Desa Selebung Janapria Kabupaten  Lombok Tengah . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriftif kualitatif. Objek penelitian ini adalah Kerajinan Anyaman Ketak Rotan di desa Beleka Lombok Tengah. Metode pengumpulan data yang di lakukan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kerajinan anyaman ketak juga berkontribusi positif karena pemanfaatannya dapat meningkatan pendapatan masyarakat karena sebelum itu masyarakat di Desa Selebung Rembiga Kecamatan Janapria mengalami rendahnya tingkat perekonomian dan pendapatan karena hanya menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, namun karena kegiatan bertani hanya dilakukan pada musin tanam saja menyebabkan masyarakat setempat mengalami keterbatasan lapangan perkerjaan yang tersedia dan masyarakat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga masyarakat setempat mulai belajar dan mengembangkan minatnya dalam mengolah  tanaman paku ketak (paku ata) tersebut menjadi tangan anyaman ketak yang sangat menarik dan bernilai ekonomi tinggi. (2) . Usaha kerajinan anyaman ketak ini tidak dibatasi oleh waktu dan tempat, sehingga masyarakat lebih leluasa dan nyaman menekuni kerajinan anyaman Ketak tersebut. Produk anyaman ketak ini dibuat secara tradisional untuk mempertahankan tradisi turun menurun dan terus dilestarikan dan diajarkan. Selain itu, modal dalam menganyam ketak ditanggung oleh Bos ketak/pengepul itu yang mendorong masyarakat semakin minat dalam menekuni kerajinan tangan anyaman ketak