Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji pengaruh prosedur administrasi, komunikasi staf penjualan, dan kualitas pelayanan terhadap niat beli kemitraan usaha di Sominer Group. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara tingginya jumlah leads dari pemasaran digital Sominer Group dan tingkat konversi pembelian paket usaha yang stagnan pada 2%, di bawah target 5%. Fenomena ini menunjukkan adanya research gap antara minat awal calon mitra dan keputusan pembelian, serta keterbatasan penelitian yang membahas peran prosedur administrasi, komunikasi staf penjualan, dan kualitas pelayanan dalam konteks paket usaha kuliner. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-verifikatif. Populasi penelitian mencakup individu yang pernah berinteraksi dengan tim penjualan Sominer Group melalui media sosial, situs web, maupun komunikasi secara langsung. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dan mencakup 100 responden. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin yang disebarkan daring. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda menggunakan program SPSS versi 27, yang mencakup pengujian validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik, uji T, dan uji F. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa ketiga variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap niat beli kemitraan usaha. Prosedur administrasi yang ringkas dan transparan membantu meningkatkan keyakinan calon mitra. Komunikasi staf penjualan yang komunikatif, ramah, empatik, dan informatif turut menciptakan hubungan positif yang memperkuat rasa percaya calon mitra. Di sisi lain, kualitas pelayanan yang baik, konsisten, dan dapat diandalkan terbukti memberikan kontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan minat calon mitra untuk bergabung. Secara simultan, ketiga variabel tersebut menunjukkan peran yang kuat dalam mendorong peningkatan niat beli, ditunjukkan oleh nilai F-hitung 23,117 yang lebih tinggi daripada F-tabel 3,090, serta nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,72. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan ketiga variabel dalam konteks pembelian paket usaha kuliner non-waralaba, yang belum banyak diteliti namun semakin berkembang di Indonesia. Temuan penelitian menegaskan pentingnya sinergi antara sistem administrasi, komunikasi, dan pelayanan dalam memperkuat keputusan pembelian kemitraan usaha di Sominer Group.