Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN LEAN MANAGEMENT SYSTEM TERHADAP KINERJA OPERASIONAL DAN BISNIS PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI PULAU JAWA Sasangka, Jonathan Angelo; Subali, Stefanus Budy Widjaja; Widjaja, Fitri Novika
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 1 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i1.6772

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh penerapan Lean Management System terhadap kinerja operasional dan kinerja bisnis pada perusahaan manufaktur yang berlokasi di Pulau Jawa, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya inkonsistensi hasil pada studi sebelumnya terkait hubungan antara Lean Manufacturing, Operational Performance, dan Business Performance. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausal. Data diambil melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan, supervisor, manajer, serta pemilik perusahaan yang terlibat dalam proses operasional. Sebanyak 127 respon valid dilakukan analisis dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lean Manufacturing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Operasional maupun Kinerja Bisnis. Selain itu, Kinerja Operasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Bisnis serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Lean Manufacturing dan Kinerja Bisnis. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan penerapan praktik lean mampu meningkatkan efisiensi operasional, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan profitabilitas perusahaan, pertumbuhan penjualan, dan kepuasan pelanggan. Studi ini menyumbangkan pemahaman baru dalam pengembangan pemahaman mengenai implementasi lean dalam konteks negara berkembang, serta menawarkan implikasi praktis bagi manajer manufaktur dalam mengoptimalkan efisiensi dan daya saing melalui program peningkatan berkelanjutan.