Putri Ananda Lubis
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Kinerja Pegawai Dinas Kesehatan Batu Bara Putri Ananda Lubis; Fitriani Pramita Gurning
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1350

Abstract

Untuk mewujudkan tujuan organisasi, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mencukupi secara kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas. Kinerja tenaga kesehatan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan, kompetensi, dan disiplin kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis kelamin, usia, lama bekerja, pendidikan terakhir, kepemimpinan, kompetensi, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Dinas Kesehatan Batu Bara yang berjumlah 61 orang, dengan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat (uji Chi Square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu seperti jenis kelamin, usia, lama bekerja, dan pendidikan terakhir tidak berhubungan secara signifikan dengan kinerja pegawai. Sementara itu, kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja (p = 0.001; Exp(B) = 1.649), disiplin kerja juga berpengaruh signifikan (p = 0.020; Exp(B) = 1.291), sedangkan kompetensi tidak berpengaruh signifikan (p = 0.082; Exp(B) = 1.279). Kinerja pegawai di Dinas Kesehatan Batu Bara dapat ditingkatkan melalui penguatan peran kepemimpinan yang partisipatif dan transformasional. Dinas Kesehatan Batu Bara disarankan untuk mengembangkan kepemimpinan partisipatif, melaksanakan pelatihan berkelanjutan, serta meningkatkan kedisiplinan pegawai guna menunjang pencapaian kinerja yang optimal.