Angela Ramanda Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LAPORAN INTERVENSI PENYULUHAN TERKAIT SARAPAN SEHAT MENURUT ISI PIRINGKU PADA SISWA/I DI SMPN 1 KEMIRI KECAMATAN KEMIRI, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN Nur Isnaeni Evry K; Amirah Yusnidar; Shania Vanessa Manalu; Alya Nurul Husna; Angela Ramanda Putri; Dhita Ayu Kuntari Dewie
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 1 (2025): Februari: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v4i1.1952

Abstract

Sarapan merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung kesehatan dan prestasi akademik siswa. Banyak siswa SMP yang melewatkan sarapan karena berbagai alasan, seperti keterbatasan waktu, kurangnya kebiasaan, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya sarapan sehat. Padahal, sarapan yang seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dapat meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta stamina siswa dalam mengikuti pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan penyuluhan mengenai pentingnya sarapan sehat berdasarkan Isi Piringku kepada siswa SMPN 1 Kemiri, Kabupaten Tangerang. Tujuan: Meningkatkan pemahaman siswa mengenai manfaat sarapan sehat, dampak negatif melewatkan sarapan, serta contoh menu sarapan bergizi sesuai panduan Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2018. Metode: Kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode one-group pretest-posttest design dengan pendekatan edukatif melalui PowerPoint, poster, video edukasi, serta diskusi interaktif. Responden penelitian berjumlah 32 siswa SMPN 1 Kemiri yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test sebelum dan setelah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan software SPSS. Hasil: Hasil pre-test menunjukkan nilai rata-rata pemahaman siswa sebesar 80.00, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan, nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 87.19. Uji Wilcoxon menunjukkan p-value <0.001, yang berarti terdapat peningkatan pemahaman yang signifikan setelah penyuluhan dilakukan. Kesimpulan: Penyuluhan mengenai sarapan sehat berdasarkan konsep Isi Piringku terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya sarapan. Namun, masih diperlukan upaya lanjutan, seperti monitoring kebiasaan sarapan siswa, edukasi berkelanjutan melalui media digital, serta implementasi program sarapan bersama di sekolah, guna memastikan kebiasaan makan sehat dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh siswa.
Non-Communicable Disease (NCD) Health Efforts in the Productive Age at the Community Health Center Alya Nurul Husna, Qurratul Ain; Angela Ramanda Putri; Dhita Ayu Kinantari Dewie; Nur Isnaeni Evry Kurniawati
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 4 No. 2 (2025): Juni: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v4i2.2268

Abstract

Introduction: Non-communicable diseases (NCDs) such as heart disease, cancer, diabetes, and respiratory diseases are the leading causes of global deaths, accounting for about 74% of total deaths. Hypertension and diabetes are the main diseases and risk factors for NCDs. Results: SKI 2023 stated that the prevalence of NCDs at the highest productive age was occupied by hypertension and diabetes. As many as 53.5% of disabilities are caused by NCDs. In order to overcome, the government implements the Minimum Health Service Standards (SPMK) in accordance with the Type of Basic Service and Quality of Basic Services. In its implementation, a Primary Service Integration system was prepared whose approach is lifecycle-based and community-based to make it easier to implement. Method: This article was compiled using a literature study method with a descriptive approach.Conclusion: The need to optimize health centers in all services and the need for the role of cross-sector cooperation and collaboration, including community empowerment in maximizing service efforts.