Padma Risanti, Suci
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Kualitas Tidur pada Kehamilan Amelia, Rini; Mardiana; Surahmi M, Sari; Padma Risanti, Suci
HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): Health Care : Jurnal Kesehatan
Publisher : IKES Payung Negeri Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36763/54kyvf84

Abstract

Pregnancy is a physiological process that begins from conception to delivery. During pregnancy, physiological and psychological changes occur that contribute to sleep quality. Approximately 45–46% of pregnant women globally experience poor sleep quality, with the highest prevalence occurring in the third trimester. One effort to improve sleep quality in pregnant women in their third trimester is prenatal yoga. This study was conducted to examine the effect of prenatal yoga on sleep quality during pregnancy. This study used a pre-experimental, one-group pretest-posttest design, conducted from October to November 2025 at the Erna Wena BPM Padang. The study population consisted of all pregnant women in their third trimester at BPM Erna Wena. The sample was selected using purposive sampling, with 20 participants. The intervention consisted of prenatal yoga. The results showed an improvement in sleep quality for pregnant women after the intervention, with a p-value of 0.004. Prenatal yoga has a positive impact on sleep quality during pregnancy. This study is expected to serve as a reference for addressing sleep quality disorders during pregnancy. Further research with a longer duration and a larger sample size is recommended to strengthen the evidence of its effectiveness.
Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Ketidakteraturan Menstruasi pada Remaja : Scoping Review Padma Risanti, Suci; Annisa Defani
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i2.389

Abstract

Masa remaja adalah suatu fase transisi dalam rentang usia 10 sampai 19 tahun, dimana pada fase tersebut remaja perempuan mengalami menstruasi untuk pertama kalinya. Beberapa remaja perempuan mengalami permasalahan menstruasi. Salah satu faktor yang memengaruhi permasalahan menstruasi adalah IMT. IMT dapat dijadikan sebagai parameter yang bisa menggambarkan jumlah relatif lemak tubuh yang berperan penting dalam pembentukan hormon reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan informasi yang membahas mengenai hubungan IMT dan ketidakteraturan menstruasi pada remaja. Desain yang digunakan ialah scoping review. Artikel dikumpulkan melalui Google Scholar, PubMed, ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci terkait Indeks Massa Tubuh (IMT), ketidakteraturan menstruasi dan remaja. Penelitian yang disertakan merupakan penelitian asli yang menilai hubungan IMT dan ketidakteraturan menstruasi pada remaja. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan terpilih 10 artikel. Hasil kajian menunjukkan terdapat potensi signifikan hubungan IMT terhadap ketidakteraturan menstruasi pada remaja. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengkaji secara lebih mendalam mengenai penanganan ketidakteraturan menstruasi pada IMT yang tidak normal serta dampaknya terhadap kesehatan reproduksi.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KEJADIAN DISMENOREA : SCOPING REVIEW Surahmi M, Sari; Padma Risanti, Suci; Mardiana, Mardiana
Jurnal_Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Kebidanan Volume 15 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v15i2.399

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan umum pada wanita usia reproduktif yang berdampak negatif terhadap kualitas hidup dan produktivitas. Aktivitas fisik dianggap sebagai intervensi non-farmakologis potensial yang dapat mengurangi intensitas nyeri dismenorea melalui mekanisme fisiologis dan hormonal. Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk mengkaji hubungan antara aktivitas fisik dan kejadian dismenorea pada perempuan selama lima tahun terakhir (2021-2025). Pengumpulan data dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan kriteria inklusi penelitian kuantitatif orisinal berbahasa Inggris. Dari 969 artikel yang diperoleh, 10 artikel relevan dianalisis secara mendalam. Hasil review menunjukkan bahwa sebagian besar studi menemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan penurunan tingkat keparahan dismenorea. Aktivitas fisik yang teratur berkontribusi menurunkan nyeri menstruasi melalui mekanisme biologis kompleks, sehingga menjadi strategi efektif dan aman dalam pengelolaan dismenorea pada perempuan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengkaji secara lebih dalam dengan lingkup sampel yg lebih besar mengenai hubungan aktivitas fisik dengan dismenorea. Kata kunci: Aktivitas fisik, Dismenorea