This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengalaman Insecurity Mahasiswa Pengguna Non-iPhone dalam Interaksi Sosial di Lingkungan Kampus Maulidar; Selian, Sri
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i1.5113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai gambaran perasaan insecure mahasiswa non-iPhone dalam lingkungan sosial kampus. Tujuan penelitian mencakup identifikasi bentuk-bentuk perasaan insecure, pemicu yang menyebabkan munculnya perasaan tersebut, serta cara mahasiswa memaknai dan mengelolanya dalam situasi sosial yang beragam. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa pengguna smartphone non-iPhone yang dipilih melalui purposive sampling. Proses wawancara dilakukan secara langsung untuk menggali pengalaman subjektif, dinamika emosi, serta persepsi mahasiswa mengenai tekanan sosial yang muncul akibat perbedaan penggunaan perangkat teknologi di lingkungan pergaulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa non-iPhone mengalami beragam bentuk perasaan insecure, seperti rasa minder, kecanggungan, rasa tidak layak, serta kekhawatiran terhadap penilaian negatif dari teman sebaya. Perasaan ini terutama dipicu oleh anggapan bahwa iPhone merupakan simbol status sosial, (Błachnio, A., Przepiorka, A., & Pantic, 2015)modernitas, dan kemapanan ekonomi, sehingga memengaruhi cara mahasiswa memandang nilai diri dan posisi mereka dalam kelompok. Pengalaman insecure juga muncul dalam situasi yang menonjolkan perbandingan kualitas kamera, fitur perangkat, hingga gaya hidup yang diidentikkan dengan pengguna iPhone. Tekanan sosial tersebut diperkuat oleh norma kelompok yang mengaitkan penggunaan iPhone dengan citra diri yang lebih tinggi, rasa percaya diri, dan penerimaan sosial. Meskipun demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian mahasiswa mampu mengelola pengalaman tersebut melalui penerimaan diri, penguatan pola pikir positif, serta fokus pada potensi dan kemampuan personal. Temuan ini menegaskan bahwa perasaan insecure bersifat dinamis dan dapat diminimalkan melalui dukungan sosial yang positif, lingkungan kampus yang inklusif, serta kesadaran diri bahwa nilai personal tidak ditentukan oleh barang yang dimiliki, melainkan oleh karakter dan kemampuan individu.