Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Systematic Literature Review: Pengembangan Minat dan Bakat Anak Sebagai Langkah Awal Pengembangan Karir Jeconiah, Frank; Yesika Litik; Vialin Bessie; Clara Ndun; Mernon Yerlinda C. Mage; Jesica S. Bessie
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i1.5256

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengembangan minat dan bakat anak sebagai langkah awal pengembangan karier. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi dan mensintesis berbagai penelitian terkait pengembangan minat dan bakat anak. Hasil literatur review menunjukkan bahwa pengembangan minat dan bakat anak merupakan fondasi penting dalam membentuk kesiapan karier sejak dini. Proses ini dipengaruhi oleh faktor internal serta faktor eksternal seperti peran orang tua, sekolah, dan lingkungan sosial. Beberapa hambatan juga ditemukan, seperti keterbatasan waktu orang tua dan minimnya fasilitas sekolah. Kesimpulannya, pengembangan minat dan bakat anak merupakan proses yang penting dan berkaitan erat dengan kesiapan karier sejak dini. Dukungan yang optimal dari berbagai pihak membantu anak mengenal potensi diri dan membangun orientasi masa depan lebih terarah.
Hubungan Antara Literasi Kesehatan Mental dengan Kecenderungan Diagnosis Diri pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana Kupang Yohanes Jonathan Anggul; Feronika Ratu; Mernon Yerlinda C. Mage
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 4 No. 2 (2026): April: Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jig.v4i2.8807

Abstract

Students in the transition period are vulnerable to experiencing mental health problems and tend to self-diagnose due to easy access to information and low mental health literacy. This research aims to determine the relationship between mental health literacy and the tendency to make a diagnosis in students at the Faculty of Public Health, Nusa Cendana University, Kupang. This type of research is quantitative research with a correlational approach. Respondents in this study numbered 301 people using probability sampling techniques. Data collection techniques used the mental health literacy scale and self-diagnosis scale. Data analysis uses the product moment correlation test. The research results show that there is a significant negative relationship between mental health literacy and self-diagnosis (r = -0.846 < 0.05), which means that the higher the mental health literacy, the lower the tendency for self-diagnosis in students, and vice versa. In addition, mental health literacy contributed 71.6% to the tendency of self-diagnosis. It is hoped that students not only have a high level of mental health literacy but also quality, so that they realize that self-diagnosis is an inappropriate action and students are expected to take advantage of available professional mental health services.