Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Comprehensive Science

Gambaran Foto Toraks pada Pasien Gagal Jantung Kongestif dengan Efusi Pleura di Rs R. D. Kandou Periode Februari 2024 – Februari 2025 Tanauma, Sharen Jeannifer; Rondo, Alfa Gracely Einstein Yesuano; Wagiu, Christilia Grazille
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3753

Abstract

Gagal jantung kongestif (CHF) merupakan masalah kardiovaskular utama dengan morbiditas dan mortalitas tinggi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini sering menimbulkan komplikasi berupa efusi pleura, yang memperberat sesak napas dan berdampak negatif pada kualitas hidup pasien. Berbagai studi menunjukkan bahwa CHF merupakan penyebab tersering efusi pleura dan keberadaannya berhubungan dengan derajat keparahan penyakit serta prognosis yang lebih buruk. Pemeriksaan radiologis, khususnya foto toraks, menjadi modalitas penting untuk mendeteksi efusi pleura dan kelainan lain terkait CHF karena mudah diakses dan memberikan informasi diagnostik awal yang berperan dalam penatalaksanaan. Untuk Mengetahui gambaran foto toraks pada pasien gagal jantung kongestif dengan efusi pleura di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 – Februari 2025. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional yang menggunakan data sekunder berupa rekam medik di RS R. D. Kandou Manado. Pasien gagal jantung kongestif dengan efusi pleura di RS R. D. Kandou selama periode Februari 2024 – Februari 2025 dengan 93 sampel didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (52,7%), dan kelompok usia >65 tahun (43,0%), gambaran foto toraks lokasi efusi pleura terbanyak adalah bilateral (43,0%) dan kardiomegali (77,4%). Pasien gagal jantung kongestif dengan efusi pleura ditemukan mayoritas terjadi pada jenis kelamin laki-laki, berada pada kelompok usia manula (>65 tahun), lokasi efusi pleura berada pada bilateral dan didapatkan kardiomegali.
Gambaran Foto Toraks Pada Penderita Gagal Jantung Kongestif Disertai Edema Paru di RS R. D. Kandou Periode Februari 2024–Februari 2025 Walintukan, Quincy Verlindy; Wagiu, Christilia Grazille; Simanjuntak, Martin Luther
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3781

Abstract

Latar belakang: Gagal Jantung Kongestif (GJK) atau Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kondisi dimana terjadi gangguan pada proses kerja jantung atau terjadi ketidakmampuan pada jantung dalam mensuplai darah yang dibutuhkan oleh tubuh. Gagal jantung menjadi penyebab kematian kedua terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar Indonesia 2018  prevalensi kasus gagal jantung yang terdiagnosis mencapai kurang lebih 1,017 juta orang. Foto toraks menjadi alat untuk mendeteksi apakah ada terjadi masalah pada paru-paru yang diakibatkan oleh gagal jantung. Tujuan: untuk mengetahui gambaran foto toraks pada penderita gagal jantung kongestif disertai edema paru di RS R. D. Kandou Periode Februari 2024-Februari 2025. Metode: Penelitian ini menggunakandesain Cross-Sectional dengan pendekatan deskriptif retrospektif. Data Penelitian diperoleh dari rekam medis pasien menggunakan teknik total sampling. Hasil : Ditemukan sebanyak 138 penderita gagal jantung kongestif disertai edema paru yang memenuhi kriteria inklkusi dan eksklusi. Data penelitian didominasi oleh pasien berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 79 orang (57,2%). Distribusi usia pada penelitian ini didominasi oleh kelompok usia >65 tahun dengan jumlah 52 orang (37.7%). Pada penelitian ini gambaran karakteristik foto toraks yang mendominais adalah Batwing Appearance (42.8%). Kesimpulan: Penderita gagal jantung kongestif disertai edema paru didominasi oleh jenis kelamin laki-laki, kelompok usia >65 tahun, dan gambaran foto toraks yang mendominasi Batwing Appearance.