This Author published in this journals
All Journal Jurnal Riset Farmasi
Izdihar Arief, Imtiyaz
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Molecular Docking Senyawa Kuersetin sebagai Kandidat Antikanker Paru terhadap Target EGFR Izdihar Arief, Imtiyaz; Fakih, Taufik Muhammad; Yuniarta, Tegar Achsendo
Jurnal Riset Farmasi Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Farmasi (JRF)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrf.v5i2.8275

Abstract

Abstract. Lung cancer remains the leading cause of cancer-related deaths worldwide. One promising therapeutic target in non-small cell lung cancer (NSCLC) is the Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR). Quercetin, a flavonoid compound naturally found in various plants, is known for its potential anticancer activity. This study aimed to evaluate the potential of quercetin as an EGFR inhibitor using a molecular docking approach. The EGFR protein structure (PDB ID: 4I23) was obtained from the Protein Data Bank and prepared using BIOVIA Discovery Studio Visualizer. Docking validation was performed through redocking, resulting in an RMSD value of 1.012 Å, indicating a valid docking protocol. The docking results showed a binding affinity of –7.45 kcal/mol and an inhibition constant (Ki) of 3.46 µM. Quercetin formed hydrogen bonds with residues THR790, GLN791, MET793, and GLU762, as well as hydrophobic interactions with LEU718, ALA743, VAL726, LYS745, and LEU844. These findings indicate that quercetin exhibits favorable binding affinity and complex stability with EGFR, supporting its potential as a molecular inhibitor. This study provides a scientific basis for further development of quercetin as a natural anticancer agent. Abstrak. Kanker paru masih menjadi penyebab utama kematian akibat kanker secara global. Salah satu target terapi yang menjanjikan dalam kanker paru non-sel kecil (NSCLC) adalah Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR). Kuersetin, senyawa flavonoid yang ditemukan secara alami dalam berbagai tanaman, diketahui memiliki aktivitas antikanker yang potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi kuersetin sebagai inhibitor EGFR melalui pendekatan molecular docking. Struktur protein EGFR (PDB ID: 4I23) diperoleh dari Protein Data Bank dan dipreparasi menggunakan BIOVIA Discovery Studio Visualizer. Validasi metode docking dilakukan melalui proses redocking, menghasilkan nilai RMSD sebesar 1,012 Å yang menunjukkan bahwa metode yang digunakan valid. Hasil docking menunjukkan nilai binding affinity sebesar –7,45 kcal/mol dan konstanta inhibisi (Ki) sebesar 3,46 µM. Kuersetin membentuk ikatan hidrogen dengan residu THR790, GLN791, MET793, dan GLU762, serta interaksi hidrofobik dengan LEU718, ALA743, VAL726, LYS745, dan LEU844. Temuan ini menunjukkan bahwa kuersetin memiliki afinitas pengikatan dan stabilitas kompleks yang baik terhadap EGFR, mendukung potensinya sebagai kandidat inhibitor molekuler. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan lanjutan kuersetin sebagai agen antikanker berbasis bahan alam.